Magetan, Beritasatu.com – Kasus pemerkosaan putri aktor Isa Bajaj yang dilakukan orang tak dikenal berakhir damai. Tersangka sudah meminta maaf atas kejadian Kamis (18/4/2024) lalu.
Read More : Prediksi Nottingham Forest vs Liverpool: Big Match yang Tidak Disangka-sangka
Di gerai Isa Bajaj, tersangka D melontarkan keterangan sebagai berikut. Dia meminta maaf karena tidak sengaja menyebabkan gangguan.
Akhirnya Isa dan D berjabat tangan dan Isa mengakui kejadian tersebut adalah kecelakaan.
Atas perintah yang diambil, karena Mas D sendiri yang mengakui kesalahannya, dia menyesalinya dan itu tidak disengaja. Saya dan istri saya minta, laporan itu akan saya hapus. kecelakaan. di jalan, seperti jalan raya, orang tidak sengaja melakukannya, mereka tidak ingin jatuh tiba-tiba, tiba-tiba seperti itu.” Ya.
Ia meyakini kejadian tersebut terjadi karena kecelakaan dan kecerobohan putranya. Dari TKP, Isa melihat Mas D meninggalkan lapangan basket yang berpagar tempat anaknya berjalan.
“Dia terjatuh di sana. “Menurut cerita Mas D, ada bagian kakinya yang kena, karena anak saya lebih pendek dari D,” kata Isa.
Awalnya Isa mengira anaknya dipukuli, namun rupanya ada kesalahpahaman.
Isa menambahkan: “Sering kali dia menendang kakinya, dia ditendang, jadi hal pertama yang saya tanyakan adalah dia dipukuli oleh saudara-saudaranya di halaman.
Isa mengatakan, kesehatan putrinya saat ini baik. Itu sebabnya dia tidak melanjutkan laporan sebelumnya.
“Yang penting anakku tidak terluka, kita tidak akan membahasnya lagi, yang penting nyawa anakku sembuh, yang terpenting pikiran anakku bisa berbalik, yang penting anakku bisa kembali sehat.” anakku selamat. Aku.” jelas Yesaya.
Read More : KPK Usut Korupsi Dana PEN di Pemkab Situbondo, Jerat 2 Tersangka
Sementara itu, terdakwa D mengaku tidak sengaja menganiaya putri Isa Bajaj. Dalam kasus tersebut, dia tidak menyangka atau mengetahui bahwa kejadian tersebut akan mengakibatkan cedera.
Ia pun meminta maaf kepada keluarga besar Isa, terutama putrinya, atas pengampunannya.
“Jadi saat itu saya membawa anak saya dari lapangan basket. Lalu dia hendak menyeberang jalan dan menabrak putri Pak Isa hingga mengalami kecelakaan. Saat itu saya terjatuh. D. berkata: “Saya ingin membantu saat itu. , tapi karena saya tidak memeriksa kondisi lukanya jadi seperti itu, apalagi saat saya bersama kakaknya, saya pulang ke rumah.”
Mengetahui hal tersebut, ia langsung mendatangi Isa dan menjelaskan apa yang terjadi. “Saya pikir saat itu, terjatuh saja tidak akan terlalu sakit. Lalu saya lapor ke polisi dan saya minta maaf ke bapak Isa dan keluarganya. D. Saat itu, saya langsung lapor ke polisi, Jumat (19 /2024)”.
Sementara itu, Kapolsek PPA Satreskrim Polres Magetan, AIPDA Totok Sudartanto mengatakan, tersangka mendatangi keluarga Isa bersama Polres Magetan setelah kabar tersebut.
“Saat dilihat, ada kecelakaan. Jadi D pergi ke seberang, bersama putrinya Pak Isa, sehingga menabrak korban,” kata Totok.
Kasus penganiayaan anak terhadap Isa Bajaj telah berakhir damai dan laporan telah dicabut.