Jakarta, Beritasatu.com – Karangan bunga berjajar di depan pintu masuk SMK Lingga Kencana, Depok usai kecelakaan mobil yang melibatkan rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang, Sabtu (12/5/2024) . ). ) malam. Gedung sekolah yang seharusnya tutup saat liburan, dipenuhi kerabat korban dan media.
Read More : Pemakaman Kopilot SAM Air di Tangerang Diwarnai Isak Tangis, Kekasih Masih Syok
Dua helai bunga bertuliskan “Belasungkawa” ditinggalkan di gerbang Sekolah Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat. Satu bunga diterima dari Yayasan Civitas Darul Irfan, sedangkan satu bunga lagi dikirimkan oleh penerbit PT Erlangga Mahameru.
Gedung Sekolah Bisnis Lingga Kencana terlihat sederhana dan ramai bagi orang yang lewat. Tiga petugas polisi ditempatkan di depan gerbang untuk mengarahkan lalu lintas di sekitar sekolah.
Tempat parkir dipenuhi kendaraan roda dua perwakilan keluarga sejak Sabtu malam (11/5/2024) yang berkumpul di gedung sekolah. Perwakilan keluarga terlihat berkumpul di gedung sekolah.
Perwakilan keluarga, wali siswa dan perwakilan guru masing-masing bertemu dengan perwakilan Dinas Pendidikan Jabar.
Mawardi yang mengepalai SMK Lingga Kencana Depok menjelaskan, tidak banyak diskusi antara perwakilan keluarga dan Dinas Pendidikan Jabar. Mawardi mengatakan, para korban asal Subang dibawa ke rumahnya. Sementara itu, Sekolah Lingga Kencana Depok akan membantu pengurusan pemakaman jenazah.
Read More : Antrean Panjang di Jembatan Bawah Tanah Stasiun KRL Senen, Penumpang Susah Sinyal
“Kalau untuk pemakaman dan lain sebagainya, kita sudah siapkan di tanah sini di makam. Kita punya yayasan sendiri yang namanya Darul Maqabir,” kata Mawardi saat ditemui di SMK Lingga Kencana, Depok, Minggu (12/5/). 2024) ). ) Pagi.
Mawardi mengatakan, gedung sekolah akan tetap buka hingga malam hari bagi anggota keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut. Mawardi berharap kegiatan belajar mengajar dapat dilanjutkan kembali di SMK Lingga Kencana, Depok pada Senin (13/5/2024).