Temanggung, Beritasatu.com – Sebuah peternakan ayam terbakar di Desa Nglundung, Kecamatan Barakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Minggu (12/1/2025). Akibatnya 15.000 ekor ayam mati digoreng.
Read More : Liga Champions: Man City Kalah Telak di Kandang Sporting, AC Milan Permalukan Real Madrid
Kebakaran drum ayam diduga akibat korsleting pada panel blower atau korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh kandang.
Pekerja masih membersihkan kandang ayam yang hangus dan mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Menurut Didek Korniadi, pengelola kandang ayam yang terbakar, api mula-mula menjalar dari bagian belakang kandang ayam tempat alat peniup berada. Banyaknya bahan yang mudah terbakar seperti kayu kering, lembaran plastik, dan adanya tabung gas menyebabkan api cepat membesar.ย
โSaat ditemukan, apinya besar dan berasal dari jaringan seberang,โ kata Dedic saat ditemui di lokasi kejadian.
Katanya, “Saya kira api mungkin berasal dari panel listrik karena panel listriknya ada di belakang. Mungkin ada korsleting karena bahan di dekat panel itu terbuat dari terpal dan bambu. Bisa jadi api terus menyala.”
Didek menambahkan, selain 15.000 ekor ayam peliharaan mati, sejumlah bahan pakan juga ikut terbakar dalam kebakaran kandang tersebut.
Read More : Buka WWF Ke-10, Jokowi: Dunia Saling Bergandengan Atasi Masalah Air
Kepala Pemadam Kebakaran dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Temanggung (Damkar), Eddie Irwanto mengatakan, enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di kandang ayam.
Pemadaman listrik berlangsung selama tiga jam. Api berhasil dipadamkan setelah diisolasi.
Dia mengatakan banyaknya bahan mudah terbakar dan angin kencang memperlambat proses pemadaman kebakaran.ย
Kerugian akibat kebakaran kandang ayam diperkirakan mencapai $600 juta, dan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.