Atlanta, Beritasatu.com – Kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump mengusulkan untuk berdebat dengan Wakil Presiden Demokrat AS Kamala Harris di Fox News pada 4 September 2024. Namun Harris menolak usulan tersebut dan mengatakan bahwa Trump berusaha menarik diri dari debat yang dijadwalkan. ditayangkan di ABC News.
Read More : Latihan Jinak Bom di Johor Picu Tanah Longsor, 2 Polisi Malaysia Terluka Parah
Trump mengatakan dalam postingan blog di lamannya di situs jejaring sosial Truth Social, Jumat malam (2/8/2024), aturan debat Pilpres AS akan sama dengan aturan yang berlangsung pada Joe Biden. Namun Trump menambahkan, debat melawan Kamala Harris akan dihadiri penonton, dan akan berlangsung di Pennsylvania.
Sedangkan Trump dan Biden sebelumnya telah sepakat untuk mengadakan debat presiden kedua pada 10 September 2024 di ABC News. Tapi, menurut mantan presiden tersebut, dia harus dipindahkan ke Fox, jaringan televisi paling populer di kalangan pengikutnya.
Harris, yang pada Jumat (2/8/2024) memperoleh suara delegasi yang diperlukan untuk memenangkan nominasi Partai Demokrat pada pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 5 November, mengatakan dirinya berencana untuk mengikuti debat yang dijadwalkan semula.
“Menarik sekali bagaimana setiap momen, di setiap tempat, menjadi waktu tertentu, tempat aman tertentu,” tulisnya di platform media sosial X.
Harris melanjutkan, Sabtu (3/8/2024) waktu Amerika: “Saya akan pergi ke sana pada 10 September, sesuai kesepakatan, saya berharap bisa bertemu dengannya di sana.”
Trump mengatakan pada hari Sabtu di Truth Social bahwa Harris takut mengadakan (debat) pada tanggal 4 September. Trump mengatakan Harris harus bertemu dengannya pada 4 September atau dia tidak akan bertemu dengannya sama sekali.
Read More : Warga Selandia Baru Berbondong-bondong Pindah ke Luar Negeri di Tengah Perlambatan Ekonomi
Trump mengungkapkan alasan alternatif untuk debat presiden. Menurutnya, pembahasan pemilu presiden terhenti di ABC setelah Joe Biden berhenti mengikuti pemilu presiden.
ABC News tidak berkomentar apakah Trump menarik diri dari perdebatan tersebut.
Sementara Fox News belum segera menanggapi permintaan untuk menanggapi isu ini.