Solo, Beritasatu.com – Pelatih sementara Persis Solo Yogie Nugraha mengatakan kemenangan melawan Borneo FC pada lanjutan Liga 1 musim 2024/2025 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/10/2024), menjadi penentu kemenangan. hasil kerja keras tim.
Read More : Pria Tewas di Bekasi Diduga Korban Tawuran
– Kami melihat pertandingan yang menarik malam ini, dan saya sangat bersyukur atas kemenangan ini. Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain yang telah bekerja keras hari ini, karena kemenangan ini untuk pemain, bukan untuk pelatih, ujarnya dalam jumpa pers usai pertandingan.
Ia enggan menyebutkan apa yang dilakukan pemain Persis Solo saat menjamu Borneo FC karena yang terpenting dalam pertandingan adalah hasil akhir.
“Kita tidak boleh cepat puas atau berpuas diri, karena yang kita lihat di sepak bola profesional adalah hasil akhir. Apa gunanya bermain bagus kalau kalah, lihat saja hasilnya, kalau menang dapat tiga poin. ,” kata Yogi.
Soal formasi starter menghadapi Borneo FC kali ini, pria yang menjabat sebagai asisten pelatih Persis Solo ini juga menegaskan, pemilihan pemain yang akan dimainkan pada laga tersebut didasarkan pada skill yang dimiliki sang pemain dan bukan hanya sekedar nama. pemain bintang.
“Kemarin saya bilang Persis Solo dalam posisi bagus, kami punya pemain-pemain bagus, tapi bagi saya pemain yang sangat ahli itulah yang bermain. Saya juga sampaikan kepada para pemain bahwa tidak ada permainan bintang, di tim ini. semuanya seimbang dan hari ini kita akan melihat hasil kerja keras mereka,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengakui timnya kurang bermain bagus dan memberikan banyak peluang bagi Persis Solo untuk mengejar ketertinggalan dan meraih kemenangan di babak kedua meski sempat tertinggal di babak pertama.
Read More : 1,1 Miliar Penduduk Dunia Hidup dalam Kemiskinan Akut
Ini merupakan kekalahan pertama Borneo FC musim ini. – Di babak pertama, kami mengendalikan permainan. Kami mencetak gol bagus dan berhasil bangkit. Setelah babak pertama, posisinya tidak banyak, tapi kita tahu, Solo bermain di kandang sendiri. Mereka benar-benar membuat kami unggul di babak kedua. Kami memberi mereka banyak peluang. Supaya mereka bisa menang, ujarnya.
Hal tersebut menjadi pembelajaran sekaligus penilaian bagi tim berjuluk Pesut Etam tersebut agar tidak mengulanginya lagi di laga berikutnya.
“Kita sudah sepakat tiga kali, ini tidak bagus. Kita harus memperbaikinya, kita harus bekerja keras untuk memperbaikinya. Memberi peluang kepada lawan sebanyak yang kami bisa kebobolan. “Ini tidak baik bagi kami karena permainannya panjang,” ujarnya.