MALANG, BERITASEATU.COM – Toko kopi yang memutuskan untuk bekerja selama Ramadhan di daerah Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur diserang oleh petugas polisi pada hari Minggu (03/15/2025). Polisi juga menyebarkan puluhan lagu (LC) di tempat kejadian.

Read More : Prabowo Ingin Pelaku Korupsi Divonis 50 Tahun Penjara, Sindir Vonis Ringan Harvey Moeis?

Di kepolisian polisi, Malangpa Bambang, Subanadzar, mengatakan bahwa dari kegiatan yang biasa selama Ramadhan, partainya disita menjadi 213 botol merek alkohol di JF Bendo Cafe dan Pellangi Cafe, daerah Pakisaji.

“Para petugas menangkap alkohol dari dua kafe putus asa yang bekerja selama Ramadhan. Di JF Bendo Coffee, 65 botol alkohol disita, sementara di Rainbow Cafe ada 148 botol alkohol,” kata Bambang.

Selain botol dengan alkohol, polisi juga merekam 18 pemandu lagu yang bekerja di dua kafe. Maka semua pengunjung dan manajemen lagu akan tersebar.

“Kami juga memberikan kepemimpinan dan daya tarik untuk pedoman untuk lagu -lagu dan pengunjung yang tidak terlibat dalam hiburan malam selama Ramadhan, untuk menghormati orang -orang yang membuat ibadat,” kata Bambang tentang rumah kopi kecil Malang.

Read More : Tuai Kontroversi, Ini Tujuan Bioskop Dibangun di Makkah Dekat Ka’bah

Bambang menjelaskan bahwa operasi ini akan terus tetap selama Ramadhan untuk memastikan kemampuan situasi camtib. Polisi regional Malang mengkonfirmasi bahwa langkah yang menentukan ini adalah bagian dari menjaga dunia penduduk dalam implementasi jabatan.

“Kami tanpa ragu -ragu memecahkan daerah yang keras kepala dan melanggar ketertiban umum. Karena ini adalah perayaan patroli Kryd, berikut ini, jika masih ada tindakan serupa, kami akan mengalami tindakan kriminal yang tidak signifikan (gambar),” ia menyimpulkan, terkait dengan rumah kopi kecil yang menyala yang tetap terbuka selama Ramadhan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *