JAKARTA, BERITASATU.COM – Wakil Menteri Transmisi, Viva Yoga Mouladi memberikan tanggapan terhadap tren di media sosial #Kaburajadulu. Dia menelepon The Young untuk bergabung dengan program penyiaran untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Read More : Anak SYL Bantah Stem Cell Rp 200 Juta Dibiayai Kementan

“Pertumbuhan ekonomi berdampak pada pembukaan pekerjaan,” kata Viva Yoga dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Selasa (18 Maret 2014).

“Sekarang, apa pekerjaan itu persis seperti yang diinginkan masyarakat?” Ditambahkan dengan menanggapi tren tagar #Kaburajadulu.

Dia mengatakan Viva Yoga, jumlah pengusaha di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk memiliki semangat bisnis. 

Viva Yoga menambahkan, masyarakat harus mempromosikan inovatif, kreatif, dan kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja, tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

Selain itu, Viva Yoga menekankan pentingnya kaum muda untuk menjadi tokoh independen, tidak tergantung pada pekerjaan di lembaga negara atau swasta. 

Meski begitu, dia mengerti tren tagar. Baginya, pilihan pekerjaan, baik di negara ini maupun di luar negeri, masalah hukum karena dunia sekarang global dan setiap individu bebas untuk memilih pekerjaan. 

“Tentu saja, tidak masalah jika mereka memutuskan untuk bekerja di luar negeri. Dunia ini global, dan semua orang bebas memilih pekerjaan,” jelasnya.

Adapun pilihan untuk bekerja, viva yoga mengundang kaum muda untuk berpartisipasi dalam program migrasi. Saat ini, Kementerian Transmisi ditinjau oleh program transmisi patriotik yang difokuskan pada latar belakang pendidikan Young S-1 dan S-2. 

Read More : Gibran: Penyelenggaraan Expo Dekranas Berdampak Positif bagi Kota Solo

Peserta dalam program ini nantinya akan ditempatkan di daerah migrasi di Sumatra, Kalimantan, Maluk dan Sulawesia.

“Sebelum mereka berada di area siaran, mereka akan menerima beasiswa untuk kuliah dengan S-1 atau S-2, di rumah dan di luar negeri,” katanya.

Melalui Program Transdressing Patriot, keberadaan transmisi sumber daya manusia yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bidang ekonomi baru.

“Jadi, jika Anda ingin pergi, cukup ikuti program siaran,” katanya.

Mereka yang bergabung dengan program ini akan disebut Patriot of the Nation karena memainkan peran dalam membuka tanah dan menciptakan area pertumbuhan. Ada berbagai pemilihan negara penempatan, seperti pertanian, wilayah pesisir, perkebunan atau pariwisata.

“Orang -orang muda yang tertarik dapat memilih lokasi penempatan sesuai dengan minat mereka,” kata Viva Yoga, secara positif menanggapi tren #Kaburand.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *