Jakarta, Beritasatu.com – Juventus memang belum terkalahkan di Serie A musim ini, namun jika mempertahankan rata-rata poin hingga akhir musim, mereka bisa saja kehilangan satu tempat di Liga Champions musim depan.

Read More : Stop Bayar Influencer, AJI Desak Pemerintah Selamatkan Media

Juventus bisa kehilangan tempat di Liga Champions jika mereka menjaga rata-rata poin mereka tetap sama di paruh pertama musim. Tim asuhan Thiago Motta menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A musim ini, namun telah mengoleksi 11 kali seri dalam 18 pertandingan, dengan mencetak 1,77 poin per pertandingan.

Bianconeri telah mengumpulkan 32 poin dalam 18 putaran, yang menurut Ilbianconero.com berarti mereka akan mencapai 67 poin pada akhir musim ini jika tidak meningkatkan rata-ratanya di paruh kedua musim.

Ini menjadi masalah karena hasil tersebut belum cukup untuk lolos ke Liga Champions dalam lima musim terakhir. Jika menilik musim 2019/20, maka Lazio finis di peringkat keempat dengan raihan 78 poin, sama dengan Juventus musim depan.

Bianconeri juga finis keempat pada 2021/22, dengan 70 poin. Milan finis keempat dengan 70 poin pada 2022/2023 sementara Juventus dikurangi 10 poin karena pelanggaran keuangan. Tanpa poin penalti, Inter akan berada di urutan keempat dengan 72 poin musim ini.

Musim lalu, 67 poin pun tidak cukup untuk menempati peringkat kelima, yang cukup bagi Bologna untuk lolos ke kompetisi elit Eropa tersebut. Bologna, yang saat itu dilatih oleh Thiago Motta, mengumpulkan 68 poin dari 38 pertandingan di Stadio Dall’Ara musim lalu, hanya tertinggal satu poin dari tim peringkat keempat Atalanta.

Read More : Ini Prediksi Susunan Pemain Final Liga Champions: Dortmund vs Madrid

Jadi, jika gagal meningkatkan performanya di paruh kedua musim ini, Juventus bisa dipastikan tidak lolos ke Liga Champions musim depan. Pasukan Thiago Motta saat ini berada di peringkat keenam dengan 32 poin. Jumlah poin yang mereka raih sama dengan peringkat kelima Fiorentina yang unggul selisih gol.

Juventus bermain imbang 2-2 saat menjamu Fiorentina pada matchday 18, Selasa (30/12/2024) dini hari WIB. Bianconeri dua kali unggul terlebih dahulu berkat gol Hefren Thuram, namun Fiorentina selalu mampu menyamakan kedudukan berkat gol Moise Kean dan Ricardo Sottil. Ini merupakan penampilan ke-11 tim Allianz Stadion. 

Jika terus seperti ini dan gagal meraih kemenangan di leg kedua, Juventus terancam kehilangan tiket ke Liga Champions. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *