Jakarta, Beritasatu.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi tuan rumah Capital Markets Summit & Expo (CMSE) 2024 yang berlangsung pada Kamis, 7 November hingga Sabtu, 9 November 2024 di Main Hall BEI, Jakarta.

Read More : 4.000 Jemaah dari 120 Negara Jalani Iktikaf di Masjid Nabawi

Iman Rachman, Direktur dan CEO BEI mengingatkan, jumlah pasar modal akan mencapai 14,4 juta pada Oktober 2024. Jumlah tersebut mencapai 12,2 juta investor dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dengan pertumbuhan lebih dari dua juta wirausaha pada tahun 2024, kita telah melampaui target yang ditetapkan bersama,” kata Iman pada Opening Ceremony dan Keynote Seminar CMSE 2024, Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Iman menambahkan, Selama tiga hari ke depan, CMSE 2024 akan menghadirkan topik-topik diskusi yang autentik dan relevan dengan peristiwa terkini. Rapat inti akan membahas proses investasi yang perlu diketahui investor pada kabinet baru, dan akan dilanjutkan dengan beberapa pertemuan dengan topik sebagai berikut.

“Kami baru-baru ini memperkenalkan Gamer Talk untuk menarik anggaran generasi muda yang akrab dengan e-game, serta diskusi keuangan untuk orang tua yang membantu orang tua belajar tentang uang dan investasi untuk keluarga mereka,” ujarnya.

Acara berslogan “Saya Investor Saham” ini juga menampilkan 86 booth dan 94 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan sekuritas, manajer investasi, emiten, perusahaan peserta BEI, produsen dan UMKM.

Direktur Pengelolaan Pasar Modal, Pembiayaan Derivatif, OJK Carbon Exchange Inarno Djajadi mengatakan, peningkatan investor pada tahun ini cukup menggembirakan. Hingga 4 November 2024, jumlah penambahan investor mencapai 2,21 juta orang.

“Sehingga total Individual Investor Know (SID) kini mencapai lebih dari 14 juta,” imbuh Inarno.

Read More : Lisa Mariana Mengaku Selingkuhan Ridwan Kamil, Ini Kendaraan Mewahnya

Inarno menjelaskan, 55% peningkatan tersebut berasal dari investor muda yang berusia di bawah 30 tahun. Menurutnya, hal ini menunjukkan minat dan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.

Inarno pun membantah pengumuman Presiden Prabowo Subanto yang menekankan pentingnya penguatan perekonomian.

Ia yakin dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, program CMSE 2024 dapat kita manfaatkan untuk memperkuat perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya seorang pengusaha yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam industri investasi.” Berinvestasi di pasar saham kini menjadi cara yang mudah dan terjangkau untuk berpartisipasi dalam perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *