JAKARTA, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (PEA) Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Qasr Al Watan. Dalam pertemuan bilateral tersebut, ia menerima penghargaan politik tertinggi (Zayed Medal ). ). Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas upaya Jokowi dalam mempererat hubungan kedua negara dan meningkatkan kerja sama bilateral selama 10 tahun masa jabatannya.

Read More : Saudara Kandung Ronald Tannur Diperiksa Kejaksaan Agung

Presiden Mohamed mengatakan penganugerahan Zayed Medal kepada Presiden Joko Widodo merupakan bukti apresiasi pribadinya atas upaya berharganya dalam meningkatkan hubungan PEA-Indonesia. ,

Jokowi mengaku bangga bisa meraih penghargaan tersebut. Ia mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan hubungan istimewa kedua negara. Selain itu, penghargaan ini diambil dari nama mendiang Sheikh Zayed, seorang tokoh inspiratif global dengan warisan nilai-nilai kemanusiaan yang abadi.

Saat menerima penghargaan tersebut, Muhammad mendoakan kesehatan dan kesejahteraan abadi bagi Joko Widodo serta mendoakan masyarakat Indonesia semakin maju dan sejahtera.

Pada kesempatan terpisah, Mohammed juga menyerahkan Union Medal kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panchaitan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas upaya Luhut dalam mempererat hubungan strategis PEA dan Indonesia.

Read More : Viral Firli Bahuri Main Badminton Lawan Minions, DPR: Kami Percaya Hukum Bakal Ditegakkan

Order of Zayed adalah penghargaan sipil tertinggi PEA yang diberikan kepada para pemimpin dunia dan kepala negara. Selain Jokowi, penerima penghargaan serupa lainnya antara lain Xi Jinping dari Tiongkok, Narendra Modi dari India, Vladimir Putin dari Rusia, dan Presiden terpilih Prabowo Subianto dari Republik Indonesia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *