Surakarta, Beritasatu.com – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pembentukan Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogratif Presiden Prabowo Subianto. Jokowi menilai nama-nama yang dipilih untuk mengisi kabinet sudah dipertimbangkan secara matang.

Read More : Bahaya Konten Kreator Tanpa Aturan, Saatnya Ada Regulasi Setara Pers!

“Semuanya 100% hak prerogratif presiden,” kata Jokowi, Minggu (20/10/2024) di Solo, Jawa Tengah.

Ia pun menegaskan, nama-nama yang dipilih Prabowo merupakan orang-orang terbaik untuk membantu menjalankan pemerintahan.

“Siapa pun yang terpilih akan melalui proses pemikiran dan perhitungan yang mendalam,” imbuh Jokowi.

Selain itu, Jokowi merespons positif rencana renovasi kabinet baru di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Ia menilai langkah tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan pandangan para anggota kabinet.

Read More : Bantah Jokowi dan Gibran Masuk Golkar, Bahlil: Saya Baru Tahu Isu dari Teman-teman Media

“Bagus, ini pembekalan pertama tentang penyelarasan visi dan konsolidasi kabinet. Saya kira ini langkah yang sangat bagus,” kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Minggu (20/10/2024) malam, Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan susunan Kabinet Menteri 5 tahun ke depan. Kabinet Menteri yang dikenal dengan sebutan “Kabinet Merah Putih” beranggotakan 109 orang, terdiri dari 48 menteri dan lima pejabat setingkat menteri, serta 56 wakil menteri.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *