Solo, Beritasat.com – 7. Presiden Indonesia Joko Widod (NO) menanggapi video pejabat negara tinggi, mengungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekretaris Jenderal) dari PDIP Hast Kristiyanto, termasuk presiden “tidak ada” selama tiga periode.

Read More : Brand Lokal dโ€™Besto Melejit, Berkah Doa Rakyat Palestina

“Saya mengulanginya lagi, tidak pernah untuk nama bahwa perpanjangan atau tiga periode yang saya minta,” katanya ketika kru media bertanya kepadanya di kediamannya Jalan Kutta Utara no. Politik (partai politik). ย 

“Tanyakan saja kepada Ny. Mega (Ketua PDIP, Megawati Soekarno Putri) atau tanyakan kepada Mbak Puan (PDIP DPP Puan Maharani Ketua) atau tanyakan halaman di mana -mana atau siapa saya.

Itu sebabnya dia melanjutkan, Jokas meminta agar itu tidak menjadi fiksi yang buruk baginya. Karena posisi presiden bukanlah yang dia inginkan selama tiga periode.

“Jangan menjadi kerangka yang buruk, itu tidak bagus,” katanya kepada Joka.

Adapun kata -kata Hast, yang mengklaim telah membongkar sebuah video yang berisi rahasia pejabat negara, salah satunya adalah tindakan kriminal korupsi, mantan walikota solo mengatakan itu bukan masalah.

Dia bahkan mengatakan dia siap memberikan informasi jika dia terjebak dalam film.

Read More : Kemenag Ingatkan Jemaah Haji Tidak Selundupkan Air Zamzam, Ini Risikonya

“Ya, semuanya baik -baik saja. Ya, berikan informasi (jika mereka diwawancarai),” katanya.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Hadi, Menteri Negara, menanggapi Sekretaris Jenderal Demokrat Indonesia dari Sekretaris Jenderal Sekretaris Jenderal Demokrat Indonesia Kristiyant, yang ingin mengungkapkan dugaan korupsi pejabat negara atau pejabat.

“Oh ya, kan?

ย 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *