Jakarta, Berasatau.com – Ketua Harian DPP PAPPRY RESMIKAN AFMAN AHMAD membeberkan momen panas pertemuan Presiden dan 7. Presiden. Keduanya bertemu di sebuah pesta acak di tempat lain Jalanega IV, kirkanega Iv, keekarbant baru, Selatan Selatan (6/12/2014).

Read More : GP Ansor Siapkan SDM Magang di Jepang, Ketum Addin Berharap Bisa Hasilkan Wirausahawan

Dasco menjelaskan, perbincangan Proabovo dan Djokovic sarat dengan banyak cerita terkait kehidupan di istana presiden.

“Lebih banyak cerita di istana. Jadi, PAK Prabowo itu cerita tentang beberapa tempat yang diubah atau barang-barang itu dipindahkan. Cerita ini ringan,” kata DASCO kepada wartawan di tempat yang sama.

Saat bertemu dengan Jokowi di Kerertanegara, Raboeva juga berbagi cerita tentang tempat favoritnya di Istana Presiden.

“Sekarang Prabovo berada di sudut tertentu yang aman, seperti cerita ini ‘disukai’,” tambahnya.

Pada 20 Februari, Diask juga mengindikasikan bahwa pertemuan tersebut merupakan waktu untuk membahas konsolidasi taman (tahunan) yang akan dilaksanakan pada 20 Februari.

“Pesta ini berulang tahun di bulan Februari. Oleh karena itu, tampilan ini lebih penting daripada memajukan pesta,” jelas Dasko.

Read More : TKN Siap Kawal Aksi Damai Relawan Prabowo-Gibran Jelang Putusan MK

Sebelumnya, Presiden Jokowi diketahui mengunjungi Petovov sebagai bentuk kunjungan balasan. Jokowi termotivasi oleh pertemuan yang ditunggu-tunggu dan kedekatan mereka.

“Dia Pak Presiden kalau ada, Pak kalau hilang,” kata Jokowi kepada wartawan.

Prabowo pun menjelaskan, undangan makan malam di tempatnya merupakan bagian dari silaturahmi mereka.

Saya dengar Pak Jokowi ada di Jakarta. Saya biasa makan. Saya biasa ke rumah saya di Solowo di Ker Annegara.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *