JAKARTA, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kebijakan ekonomi tidak akan pernah menyelesaikan masalah perubahan iklim. Ia meyakini permasalahan perubahan iklim tidak akan selesai jika negara-negara di dunia hanya memikirkan keuntungannya saja.
Read More : Ekonomi Singapura Terdongkrak Efek dari Konser Taylor Swift dan Coldplay
“Selama dunia menggunakan kebijakan ekonomi, selama dunia hanya menghitung keuntungannya dan selama dunia hanya peduli pada egonya sendiri, maka permasalahan perubahan iklim tidak akan pernah selesai,” tegasnya. Indonesia International Sustainability Forum (ISF) Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (5/9/2024).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, permasalahan perubahan iklim harus diselesaikan melalui kerja sama antara negara maju dan berkembang. Selain itu, menurutnya, pendekatan penanganan perubahan iklim harus menggunakan pendekatan kemanusiaan tanpa mengorbankan kepentingan generasi muda.
“Untuk mengatasi hal ini, kita memerlukan pendekatan kooperatif, kita membutuhkan pendekatan kemanusiaan, dan kita membutuhkan kerja sama antara negara maju dan berkembang, serta kemanusiaan, agar proses ini tidak mengorbankan kepentingan generasi muda,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emisi pada tahun 2060. “Jangan ragukan komitmen Indonesia dalam mencapai net zero emisi dan berkontribusi kepada dunia.”
ISF tahun ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara yang menjadi keynote speaker, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) Luhut B Panjaitan, Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura Teo. . Chee Hein, Wakil Perdana Menteri Malaysia Fadilla Yusof, Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok Jin Zhuanglong, dan Menteri Lingkungan Hidup Republik Demokratik Kongo Eve Bazaiba.
Read More : Afrika Catat Lebih dari 17.000 Kasus Mpox Sepanjang 2024
ISF 2024 juga dihadiri oleh Peter Thomson, Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Maritim, dan Kevin Macron, Penasihat Khusus Aksi Iklim dari Kementerian Luar Negeri Perancis.
Selain itu, forum tersebut juga menghadirkan Presiden Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Jenderal Arsjad Rasjid, CEO Bezos Earth Fund Andrew Steers, dan Wakil Presiden Rockefeller Foundation Deepali Khanna.