Washington, Beritasatu.com – Joe Biden dan Donald Trump menyampaikan pesan Natal yang saling bertentangan pada Rabu (25/12/2024).

Read More : Kunjungi Banjir Sukabumi, Bey Machmudin Minta Fokus Evakuasi Warga hingga Akses Terputus

Joe Biden, yang akan tetap menjadi presiden Amerika Serikat hingga Januari 2025, mengajak masyarakat untuk berkumpul dan berefleksi. Di sisi lain, Presiden terpilih Donald Trump juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan Natal sekaligus kritik politik.

Joe Biden memposting pesan Natal dalam video yang memperlihatkan dekorasi Gedung Putih. Dalam video tersebut, ia mengajak masyarakat Amerika untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus pada nilai-nilai bersama. “Kami datang ke dunia ini untuk saling peduli dan mencintai,” kata Biden. katanya 

Beliau menekankan pentingnya saling menghormati dan memperlakukan satu sama lain dengan bermartabat, mengingatkan kita bahwa ada hal yang lebih penting daripada memecah belah suatu bangsa.

Donald Trump memposting pesan Natal di akun sosial Truth miliknya pada Rabu pagi. Ia membagikan foto dirinya bersama Melania Trump, diikuti dengan serangkaian postingan yang menyoroti pandangan politiknya. 

Dalam pesannya, Donald Trump mengkritik pemerintahan Joe Biden, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Partai Demokrat.

Read More : Puncak Arus Mudik Lebaran, Jalur Pantura Surabaya-Semarang Sepi

Donald Trump menulis, “Selamat Natal bagi kaum kiri radikal gila yang terus-menerus berusaha menghancurkan sistem peradilan dan pemilu kita.” 

Dalam pesan Natal ini, Donald Trump juga menyinggung isu-isu seperti pengambilalihan Terusan Panama oleh Tiongkok dan menyerukan restrukturisasi pemerintahan federal.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *