Pekalongan, Beritasatu.com – Jembatan Jamat di Kecamatan Keuporang, Kecamatan Petang Kriwano ambruk sehingga menyebabkan lalu lintas antara Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025) sekitar pukul 19.00 WIB lalu lintas terganggu .
Read More : Lalin Jakarta Mulai Padat, Dishub DKI: 80 Persen Pemudik Sudah Kembali
Saat hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00, jembatan Jamat ambruk akibat derasnya aliran air sungai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun hal ini menyulitkan evakuasi korban longsor yang menyebabkan sedikitnya 16 orang tewas dan banyak lainnya luka-luka.
Runtuhnya jembatan di Pekalongan memutus jalan antara Dakoh Jamat dan Dakoh Setipus, sehingga memaksa warga sekitar dan pengguna jalan mencari jalur lain.ย
โJembatan ambruk pada Senin (20/1/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, hujan deras cukup lama, tidak ada korban jiwa, namun saya kesulitan menyeberang karena jalur normal itu,โ katanya.
Read More : Ryan Reynolds Umumkan Proyek Film Terbaru Bersama Hugh Jackman dan Shawn Levy
Pantauan Beritasatu.com, akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan hingga Kabupaten Banjarnegara rawan longsor dan pohon tumbang. Ada lembah di kanan dan kiri, dan tidak ada penghalang jalan. Tidak disarankan bagi pengemudi kendaraan non-profesional untuk menggunakan jalan ini.ย