Maros, Beritasatu.com – Sebanyak 449 haji tim evakuasi pertama Makassar tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (23/6/2024), setelah penerbangan Garuda Indonesia setelah sebelas jam. 1201 penerbangan.
Read More : Menkomdigi Fokus Atur Pembatasan Media Sosial bagi Anak, Platform Kena Sanksi
Meski tiba secara penuh, jamaah di Arafat mengalami sakit tenggorokan seperti batuk dan suara keras saat pasir jatuh.
Mereka terlihat satu per satu turun dari pesawat dengan mengenakan pakaian khas Sulawesi Selatan dan Arab Saudi.
Sementara itu, penumpang pesawat lainnya yang masih turun dari pesawat langsung memberi salam dan langsung menuju bus yang disiapkan untuk mengantar mereka ke hotel haji Sudan sebelum kembali ke keluarga.
โBerkatilah kalian semua, saya sangat senang. Alhamdulillah saya sempat flu sedikit, lalu susah di sana,โ kata Sunardianto.
Meski unit pertama dari Makassar tiba dalam jumlah penuh yakni 449 orang, namun sisanya mengalami sakit tenggorokan seperti batuk dan banyak marah ketika banyak pasir berjatuhan di Arafah.
Read More : Profil Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah yang Dipanggil Prabowo Subianto ke Kediamannya
Semua baik-baik saja, tidak ada yang sakit parah, kebanyakan batuk-batuk karena panas dan debu, kata Rizkayadi, ketua tim utama Makassar.
Proses kepulangan jemaah haji dari Makassar akan berlangsung selama satu bulan, yakni 23 Juni hingga 20 Juli 2024, dengan total jemaah sebanyak 16.644 orang.