Kediri, Beritasatu.com – Pada saat merayakan tahun Tiongkok yang baru, mengunjungi kuil Tjoe Hwie Kioneg di Kediri, Jawa Timur, oleh wisatawan, Jumat (1/24/2025). Bangunan, yang merupakan salah satu warisan budaya, adalah daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana Cina yang baru dan khas.
Read More : Soal Lokasi Penahanan Ibu Ronald Tannur, Kejagung: Tunggu Pemeriksaan
Turis memanfaatkan kesempatan untuk mengambil gambar di depan gedung kuil dan patung besar dewi Makco, yang merupakan simbol utama tempat itu.
Seorang pengunjung dari Sidwaro, Nabila, mengakui bahwa ia sengaja datang ke kuil kuil Tigo Hui Kyung untuk merasakan tahun Cina yang baru.
“Karena ini sejalan dengan tahun Tiongkok yang baru, sehingga Anda dapat melihat apa yang akan dirayakan orang Cina yang baru,” kata Nabila kepada Beritasatu.com.
Sebagai kunjungan pertamanya, Nabila mengagumi orisinalitas dan keunikan bangunan kuil, yang masih mempertahankan fitur arsitektur Cina.
Jumlah wisatawan biasanya meningkat ke puncak perayaan tahun Tiongkok baru pada hari Selasa (1/28/2025). Tidak hanya orang Cina, kuil ini juga terbuka untuk semua ahli yang terganggu.
Read More : Gubernur Bobby Mediasi Asn Sulit Naik Pangkat Jelang Pensiun, Solusi Birokrasi Yang Bikin Lega!
“Selain itu, kuil itu sama dengan konservasi budaya, jadi orang -orang Kadiri membagikannya,” kata Saltino.
Kuil Tjoe Hwie Kiong adalah salah satu bangunan bersejarah di Kediri, yang dibangun pada abad kesembilan belas M, dan berusia lebih dari 200 tahun. Kuil ini memiliki hubungan dekat dengan sejarah pedagang Cina di masa lalu dan merupakan bagian penting dari perjalanan budaya Tiongkok di Kadiri.