Jakarta, Beritasatu.com – Beberapa negara menjual iPhone 16 dengan harga lebih mahal dibandingkan negara produsennya, Amerika Serikat. Negara mana saja yang masuk dalam daftar?

Read More : Top 5 News: Air India Mendarat Darurat dan Kebijakan KDM Bikin Sekarat

Saat ini Apple yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat menjual iPhone 16 dan iPhone 16 Plus seharga USD 799 atau setara Rp 12,1 jutaan. Varian teratas iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max dibanderol dengan harga USD 999 atau Rp 15,1 jutaan.

Harga iPhone 16 di Amerika Serikat jauh lebih murah dibandingkan di banyak negara, seperti Turki dan Selandia Baru, menurut Kamis (3/10/2024), seperti dikutip Phone Arena.

“Di beberapa negara di mana inflasi meningkat dan nilai mata uang berfluktuasi, seperti Republik Turki, harga iPhone 16 Pro lebih dari dua kali lipat harga di AS,” kata Phone Arena. iPhone 16 – (Apple/-)

Di Türkiye, iPhone diketahui dijual mulai harga 64.999 lira atau Rp 28,8 jutaan. iPhone 16 Pro versi teratas pun lebih mahal karena dibanderol 73.999 lira atau Rp 32,8 jutaan.

“Hal yang sama terjadi di Brasil, di mana kombinasi menarik antara inflasi tinggi, pajak impor, dan fluktuasi mata uang sering kali menaikkan harga iPhone,” jelas Phone Arena.

Padahal, harga awal iPhone 16 Pro basic adalah 10.499 reais Brasil atau hingga Rp 30,1 jutaan.

Ada beberapa alasan mengapa iPhone yang dijual di Amerika Serikat termasuk perangkat termurah di dunia. Di luar Malta, beberapa harga tersebut sangat tinggi, terutama dibandingkan dengan daya beli lokal.

Read More : Asal Usul Slogan “All Eyes on Rafah” yang Sedang Ramai di Media Sosial

Hal ini tidak hanya disebabkan oleh besarnya pasar AS, di mana iPhone sangat populer dan sering menjadi simbol status, namun juga karena struktur bea masuk yang sangat rendah untuk produk elektronik konsumen.

Apple sebagai perusahaan Amerika juga sangat berhati-hati dalam menentukan harga dan penempatan iPhone di Negeri Paman Sam. Namun di belahan dunia lainnya, Apple hanya berusaha mempertahankan perbedaan antara harga dan biaya produksi sambil menyesuaikan pajak impor dan penjualan serta fluktuasi mata uang.

“Kombinasi dari semua pajak, inflasi, dan fluktuasi mata uang lokal menjadi penyebab tingginya harga iPhone secara global dibandingkan di AS, Taiwan, atau Jepang, di mana perangkat Apple dihargai paling rendah dalam dolar AS,” kata Phone Arena.

Bagaimana dengan Indonesia? Hingga saat ini iPhone 16 belum resmi dirilis di Indonesia. Secara default, harga resminya masih belum diketahui. Sebagai perbandingan, iPhone 15 dan varian lainnya saat ini dijual antara Rp 13,99 juta hingga Rp 22,24 juta.

Sementara itu, Beritasatu.com yang menelusuri berbagai situs e-commerce Indonesia menemukan harga pre-order iPhone 16 berkisar antara Rp 22,4 juta hingga Rp 31,89 juta untuk varian teratas.  

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *