STOCKHOLM, BERITASATU.COM – Jaksa penuntut di Swedia mengumumkan pada hari Sabtu (1/2/2025), yang telah memerintahkan pembebasan lima tersangka yang sebelumnya ditangkap terkait dengan penembakan yang menewaskan Salwan Mamika, seorang pria Irak yang dikenal karena Burning dan Exploit Alcanán .
Read More : Tamara Bleszynski Unggah Kebersamaan dengan Teuku Rassya
Salwan Mamika, yang membuat api dan ledakan tulisan -tulisan Muslim di Swedia pada tahun 2023, telah menjadi tujuan internasional. Video aksi telah diperpanjang secara luas, memicu kemarahan dan kritik terhadap beberapa negara Muslim dan menyebabkan gangguan dan gangguan di banyak daerah.
Salwan Mamika terbunuh selama penembakan yang terjadi pada hari Rabu (29/2025) di sebuah gedung apartemen di Sodoutalje, dekat Stockholm. Lima orang ditangkap beberapa jam setelah insiden dengan dugaan partisipasi dalam pembunuhan pembakar al-Qur’an ini.
Jaksa Rasmus Öman mengatakan bahwa kecurigaan tersangka telah melemah, sehingga tidak ada lagi alasan untuk mendukung mereka. Namun, penyelidikan atas insiden ini masih berlangsung untuk menemukan fakta yang sebenarnya dan mengidentifikasi siapa yang berada di balik pembunuhan Burner al-Qur’an.
Read More : Perayaan Tahun Baru 2025 di Yogyakarta: Ribuan Wisatawan Padati Malioboro