Sukorjo, bumitasatu.com (Sri Rejeki Isman mulai lebih jauh pada hari terakhir (Sritex). Keputusan Mahkamah Agung (MA) memutuskan kebangkrutan terhadap Sriteks.
Read More : Prabowo Sebut Menang Pilpres Berkat โEndorseโ 5 Presiden RI
Monitor lapangan telah dimulai dengan 15,00 jam dan staf meninggalkan tempat kerja mereka dengan membawa barang -barang yang dikemas. Beberapa karyawan telah menghabiskan kotak foto, termasuk Sratchyx, dan potret Haji Lukminto, dan beberapa kenangan yang penting bagi mereka.
Salah satu staf Shili Viai, pakaian gaun itu, telah menjadi salah satu karyawan yang bekerja selama 20 tahun di Sritegemememo, dengan sengaja dikutip dengan foto.
“Banyak kenangan 20 tahun bekerja untuk pasangan, bahkan kelahiran anak -anak yang ada di sekolah,” katanya Kamis (27/27/2025).
Namun, tidak semua karyawan sama. Satelit, divisi akhir dari peringatan ke -200, melanggar keputusan kebangkrutan yang diberikan oleh kurator.
“Saya masih memiliki pinjaman yang tidak dibayar, tetapi saya tiba -tiba memberhentikan. Ini sangat sulit, terutama karena saya diberikan rumah,” katanya.
Read More : RUU TNI: TNI Aktif di Kementerian Tetap Diadili di Pengadilan Militer
Seperti yang diketahui, Mahkamah Agung menyentuh casting kondisi kebangkrutan yang diberikan pada kondisi kebangkrutan yang diberikan pada kondisi kebangkrutan, sebelum kondisi kebangkrutan, dulu pengamplasan pengamplasan.
Pekerjaan 1345K / PDT.SUS-PAILIT / 2024 diselesaikan pada 18 November 2024.
Sebagai hasil dari keputusan tersebut, sekitar 6660 karyawan telah menyelesaikan format kalimat atau keputusan (PK).