Jakarta, Beritasatu.com – Ketua MPR Ahmad Muzani meminta pemerintah Indonesia mengambil tindakan untuk mencegah meluasnya konflik di Timur Tengah (Timor Tengah) setelah Israel dan Iran terlibat dalam konflik tersebut. 

Read More : Cara Cepat Perpanjang Paspor Secara Online yang Hampir Habis Masa Berlakunya pada 2025

Menurut Pak. Muzani, Indonesia harus menggunakan kekuatannya agar konflik di Timur Tengah tidak meluas yang dapat menimbulkan berbagai bahaya.

“Dari mimbar yang terhormat ini, atas nama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, atas nama negara Indonesia, dan Rakyat Indonesia, kami memohon dengan hormat agar Pemerintah Republik Indonesia mempergunakan segala kekuasaannya untuk mencegah terjadinya hal tersebut. agar tidak menyebar dan menyebar ke mana-mana,” kata Muzani dalam pidato perdananya usai terpilih menjadi Ketua MPR periode tersebut 2024-2029 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Tn. Muzani mengatakan eskalasi konflik di Timur Tengah semakin parah. Untuk itu, kata dia, Indonesia dapat menggunakan pengaruhnya melalui forum Gerakan Non-Blok, G-20, APEC, dan OKI.

“Karena ini pengaruh yang kita punya, dalam perselisihan, di G-20, di APEC, di OKI. MPR mendorong pemerintah untuk menggunakannya untuk mencegah lebih banyak perang dan mewujudkan Palestina merdeka,” tegasnya.

Selain mencegah meluasnya perang, bangsa Indonesia juga harus terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina sebagai komitmen yang harus dipatuhi. Selain itu, kata dia, kemerdekaan Palestina merupakan sejarah panjang yang berkembang sejak pertemuan Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955, melalui Prinsip Bandung. Namun hingga saat ini, undang-undang tersebut belum ditegakkan.

Read More : Donald Trump Janji Tak Bakal Calonkan Diri Lagi Jika Kalah di Pilpres November

“Meski di satu sisi kita harus menghindari meluasnya perang, namun di sisi lain kita harus terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina sebagai komitmen yang kita teruskan,” tambah Muzani.

Selain itu, Bpk. Muzani mengimbau seluruh lapisan masyarakat mendukung upaya pemerintah mencegah meluasnya konflik di Timur Tengah dan kebebasan Palestina.

“Dia menyerukan semua kelompok masyarakat, termasuk jurnalis, organisasi non-pemerintah, akademisi, untuk bekerja sama mengekspresikan kebutuhan rakyat Palestina. Kita harus bersatu untuk memastikan suara mereka didengar dan memperjuangkan dukungan internasional yang kuat”. Dia menyimpulkan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *