Jakarta, Beritasatu.com – Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok, Menkumham Yasonna Laoly dan Menteri Lingkungan dan Kehutanan (LHK) menanggapi perubahan kabinet terhadap Siri Nurbaya.
Read More : Perdana Menteri Thailand Dicopot, Siapa Kandidat Penggantinya?
Dia pikir itu adalah hak istimewa Presiden Joko Widod (Jokowa), sehingga kapan saja dia bisa melakukan semua menteri kabinet. Ahok mengatakan bahwa kabinet Jokowa nantinya akan melanjutkan keunggulan Prabow.
“Kami belum membicarakan masalahnya, tetapi ini adalah hak istimewa Presiden. Selain itu, Mr. Jokowa dan Prabowo adalah paketnya. Pada awalnya, hanya dua bulan (disetel ulang), 5 tahun ke depan (pemerintah Prabowo-Big), Anda atau tidak,” katanya.
Sebelumnya, juru bicara PDI Pernuananngan (PDIP) Chico Hakim menanggapi kemungkinan perubahan kabinet yang mengandung menteri dari PDIP. Ada laporan bahwa detasemen PDIP akan ditembak dengan mengubah Yasonna Laoly, dan digantikan oleh politisi partai Gindra Supratman Andi Agtas.
Chico mengklaim bahwa dia belum menerima informasi perubahan resmi. Jika ada renovasi, tujuannya adalah untuk meningkatkan efek pemerintah, terutama sebelum transisi dari Presiden Jokowa ke pemerintah baru yang dipimpin oleh Prabowo Supts dan Gibran Rakabuming Cancer.
Read More : BMKG: 2024 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah
“Kami belum menerima informasi tentang renovasi ini. Namun, kami berharap jika reorganisasi muncul, kami akan berusaha untuk meningkatkan pekerjaan pemerintah.”
Pertanyaan sirkulasi, Menteri Menteri Jokowi’in PDIP dan saya akan membuat perubahan, katanya. Selain Menteri Kehutanan dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan, Raja Juli Antoni, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), digantikan dengan Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Perencanaan Fisik.