JAKARTA, Beritasatu.com – Isu politik terkini pada Rabu (29/5/2024) didominasi isu nomor palsu, serta nama calon yang diperkirakan maju pada Pilkada 2024. untuk mobil negara

Read More : Gus Addin: GP Ansor Wajib Mengawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) telah menyiapkan sanksi khusus bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) jika terjadi pemalsuan pelat nomor dinas. Anggota MKD Habibur Rahman mengatakan ada dugaan keterlibatan anggota DPR dalam persoalan ini.

Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Garindra Ahmad Mazani membutuhkan Jakarta, Partai Garindra bersiap mengusung kader utamanya, Bodi Jiwandono, pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pulagb) Jakarta 2024. Seperti Buddy Giovandano yang saat ini menjabat sebagai vacatum Garindra.

Berikut ikhtisar topik politik terkini di Beritasatu.com.

1. MKD memberlakukan pembatasan khusus terhadap kendaraan DPR yang pelat nomornya palsu

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah menyiapkan sanksi khusus terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait isu pemalsuan plat nomor resmi. Anggota MKD Habibur Rahman mengatakan ada dugaan keterlibatan anggota DPR dalam masalah ini.

“Diduga melibatkan orang-orang yang bekerja bersama anggota DPR. Yang menjadi tersangka adalah anggota DPR, bukan pegawai DPR. Kami ingin tahu, kalau mereka bekerja sendiri, silakan. Silakan hubungi polisi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu. (29). /5/2024).

MKD, Habibur Rehman, mengatakan DPR tidak segan-segan mencopot siapa pun yang kedapatan terlibat kasus tersebut. Ia pun meminta polisi mengusut tuntas masalah tersebut.

“MKD dan Komisi III dari awal sudah minta dilakukan penyidikan, penangkapan, dan pendisiplinan. Kita tidak akan ada anggota DPR yang melindungi. Malah kalau ada anggota DPR yang terlibat, pasti kita kena sanksi. dibubarkan.” “dikatakan.

2. Dico Ganinduto dan Raffi Ahmad difavoritkan pada Pilkada Jawa Tengah 2024.

Lembaga Penelitian Parameter Politik Indonesia (PPI) menyebut Dico Ganinduto dan Raffi Ahmad menjadi duet paling populer di kalangan masyarakat pada Pemilihan Presiden Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.

Direktur Eksekutif PPI Adi Pritno menjelaskan, data survei mereka menunjukkan Deco Ganinduto memiliki partisipasi pemilih tertinggi dibandingkan pasangan lain saat berpasangan dengan selebriti Rafi Ahmed.

“Masyarakat paling ingin Dico Ganindo berpasangan dengan Rafi Ahmed. Tingginya partisipasi pemilih yakni 28,3% pasangan Dico-Raffi memperkuat hal tersebut,” kata Adi dalam keterangannya, Rabu (29/5/2024). Hasil jajak pendapat Pilgub Jawa Tengah.

Sejauh ini, Rafi Ahmad dinilai paling berpeluang menjadi cawapres Diko sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah. Pasalnya duo Dico-Taj Yasin Maimoen hanya mencapai 23,4% dan Dico-Ahmad Luthfi mencapai 20,2%.

3. PKB mengharapkan KH Marzuki Mustamar bersiap mengikuti Pilkada Jatim

Kepala Desk B.Palkada DPPP, Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Halim mengatakan, partainya masih menggugat pemilihan mantan Ketua Umum Nahdalat Ulama (PWNU) Pemerintah Daerah Jawa Timur (Jatam) KH Marzuki. bergabung. Di Palakada, Jawa Timur, calon presiden petahana adalah Khafifa melawan Ander Provensa dan Emil Dardak.

Gus Halim dari PKB mengaku siap mencalonkan Mansoor jika Marzouki bersedia mengikuti pilkada. Gus Halim mengatakan, “Kalau PKB sudah siap, keinginannya juga sudah siap, tapi kita tunggu persetujuan Kyai Marzuki untuk sentuhan terakhirnya, walaupun kita siap, tapi Kyai Marzuki bilang tidak, tentu kita tidak akan memaksanya.” Pada konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PKB, Jalan Radan Salih, Sekini, Jakarta, Rabu (29/5/2024).

Diakui Gus Halim, banyak harapan masyarakat Jatim terhadap KH Marzuki yang akan menjadi calon Gubernur Jatim. Namun, kata dia, pihaknya tidak bisa memaksa KH Marzuki untuk maju.

“Untuk Jatim, hari ini KH Marzuki kembali ke masyarakat dan bertemu dengan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi PKB. Tentunya sebagai partai politik, PKB sangat senang bisa mewujudkan cita-cita tersebut. Tentang dia kepada KH Marzuki karena tidak mungkin Kiai PKB Marzuki sudah siap dan harus tegaskan bersedia,” kata Gus Halim.

Read More : Zulhas: Tak Ada Transisi Prabowo-Gibran, Timnya Itu-itu Juga

Lebih lanjut, Gus Halim menyebut KH Marzuki merupakan salah satu tokoh abadi NU yang disegani di Jawa Timur. Mereka pun memahami KH Marzuki Mustamar harus berpikir keras sebelum memutuskan ikut serta dalam Pilkada Jatim.

“Beliau juga tokoh dan simbol NU Jatim, makin populer setelah kelakuan buruknya. Setelah didepak PBNU, makin populer. Keinginan itu juga salah satu konsekuensinya.” pungkas Gus Halim.

4. Demokrat berharap Bobby Nasusan bisa memenangkan Pilgub Sumut meski melawan Ahok.

Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khiron mengatakan partainya siap mengerahkan segala upaya untuk memenangkan Wali Kota Medan Bobi Nasution dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumut (Pilkada Sumut). Menurut Harman, Partai Demokrat juga berharap Bobi Nasushan menang jika harus menghadapi Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada Pilkada Sumut.

“Kalau tidak optimis menang, jangan bertanding. Kami optimistis Bobby akan memenangkan pertarungan,” kata Herman, Rabu (29/5/2024) di Gedung DPR, Senyan, Jakarta.

Menurut Herman, Bobby punya banyak keuntungan memenangkan Partai Demokrat. Pertama, Bobby sudah punya pengalaman menang di Pilwalkot Maidan, sehingga kini bisa menjabat Wali Kota Maidan.

Lalu, selama dia menjabat Wali Kota Medan, dia juga bagus, gaya kepemimpinannya juga disukai anak muda, mereka bersedia juga. Senang sekali melihat status perkembangan Kota Medan sekarang. kiranya bisa dipersiapkan,” kata Herman.

Menurut Harman, Bobi menjadikan Medan sebagai pusat gravitasi Sumut. Ia yakin jika Bobi menjadi Gubernur Sumut, maka daerah lain bisa mengikuti kesuksesan Medan.

Artinya, kalau Medan pusat gravitasi Sumut, bisa juga maju ke daerah lain. Bobi aslinya dari Sumut, jelas Herman.

5. Garindra sedang mempersiapkan Buddy Giwandono untuk Pilgub Jakarta.

Sekretaris Jenderal Garindra Ahmed Mazani mengatakan partainya sedang mempersiapkan nama muda potensial Bodi Giwandono untuk menjadi calon pada Pilgub Jakarta 2024.

“Iya, Bodi Giwandono salah satu calon yang sedang kita persiapkan untuk memimpin Jakarta. Perlu kepribadian yang matang dengan visi ekonomi yang baik,” kata Mozani, Rabu (29/5/2024) di Gedung DPR, Senyan, Jakarta. . ).

Mozani menegaskan, Buddy Giovandano punya kualitas yang tepat untuk mengelola Jakarta. Lebih lanjut, Buddy mengatakan Giovandano merupakan anggota DPR dua kali yang memiliki asosiasi luas.

Mozani menjelaskan: “Bodi Giwandono memiliki koneksi yang baik dan memiliki visi ekonomi yang kuat, mampu mengatur Jakarta dengan lebih baik lagi. Beliau juga peduli terhadap masyarakat dan masyarakat Jakarta.” jelas Mozani.

Lebih lanjut, Mazani mengatakan partainya sedang melakukan pembicaraan dengan partai lain untuk mencalonkan Bodi Giwandono di Pilgub Jakarta. Namun Mazani enggan membeberkan nama pihak yang berunding dengan Gerendra untuk mencalonkan Budi Giwandono. “Kami sudah bicara dengan pihak lain. Tapi saya akan cek dulu siapa mereka,” kata Muzni.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *