Polewali Mandar, Beritasatu.com – Suasana haru dan duka mewarnai keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (17 Mei 2024).

Read More : Olimpiade Paris Rawan Pencurian, Barang Milik Atlet Jadi Sasaran

Karena para calon jemaah haji didampingi oleh keluarga dan orang-orang tercinta, para anggota keluarga tak kuasa menahan haru saat menempuh perjalanan menuju Tanah Suci.

Beberapa jamaah yang tergabung dalam Tim Penerbangan (Clouter) 9 hendak menaiki bus menuju Makassar, air mata kembali mengalir.

Keluarga dan jamaah saling berpelukan dan menitikkan air mata kebahagiaan bersama keluarga tercinta selama sebulan.

Ratusan dari 172 calon jamaah haji dilepasliarkan di Gedung Pelayanan Bersama (Gadis) di Desa Pekkabata, Distrik Polevskiy. Pj Bupati Polman Ilham Borahima mengumumkan langsung keberangkatan calon haji.

Dari total 527 calon pengunjung Polman, yang termuda berusia 18 tahun dan tertua 92 tahun.

Untuk menjamin kesehatan calon jemaah, Pemda Polman telah melatih dua orang dokter dan dua perawat untuk mendampingi calon jemaah.

Pj Bupati Polman Ilham Borahima mengatakan, kesehatan jemaah yang berangkat ke tempat suci secara umum baik.

Read More : Jenderal Rusia Tewas Akibat Bom Mobil Sebelum Pertemuan Trump-Witkoff

“Hari ini dari 527 calon jemaah haji, sebanyak 172 jemaah, 9 jemaah dari Kabupaten Polman sedang melakukan perjalanan pertama. Alhamdulillah kondisi jemaah kami secara umum baik. Nantinya mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan di asrama jemaah Makassar,” kata Ilham. Jumat (17.05.2024).

Ia mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan petugas kesehatan dan jamaah untuk lebih memperhatikan jamaah saat berada di tempat suci, khususnya jamaah lanjut usia.

“Calon jemaah lanjut usia didampingi oleh petugas haji dan tenaga medis, serta selalu dijaga sehingga pihak keluarga tidak perlu khawatir dengan kondisi jemaah,” jelasnya.

Ia menghimbau kepada calon jamaah haji yang ingin menunaikan ibadah haji agar menjaga kesehatannya, dan bagi calon jamaah haji agar mempergunakan vitamin dan makanan sehat.

“Jemaah haji di sana (di Makkah) harus bisa menjaga kesehatannya, badannya harus selalu bugar, karena butuh tenaga ekstra saat salat,” ujarnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *