Teheran, Beritasatu.com – Menteri Luar Negeri Iran menegaskan kembali tekad negaranya untuk menghukum Israel atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Hamas Ismail Hanih di Teheran bulan lalu.
Read More : Ahmad Dhani Ungkap Nama Vokalis untuk Grup Band TRIAD
Berdasarkan pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (8/12/2024), Menteri Luar Negeri Ali Bagheri Kani mengatakan, “Republik Islam Iran akan menghukum Israel dengan tindakan hukum dan konkrit.”
Dia tidak mengungkapkan rincian potensi skala atau waktu rencana pembalasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bagheri melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib. Dia menekankan bahwa tanggapan Iran akan didasarkan pada hukum internasional, norma-norma global dan Piagam PBB untuk melindungi keamanan nasional, integritas teritorial dan kedaulatannya.
Pernyataan itu menambah serangkaian pernyataan para pejabat Iran bahwa balas dendam atas pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh tidak bisa dihindari.
Read More : Lima Tahun Indonesian AID: Kontribusi Nyata untuk Diplomasi dan Pembangunan Dunia
Hanieh sedang menghadiri pelantikan Presiden Massoud Pezeshkian di ibu kota Iran ketika dia terbunuh dalam serangan di wisma tamunya tadi malam. Israel tidak membenarkan atau menyangkal bertanggung jawab atas kematiannya