JAKARTA, Beritasatu.com – Indonesia Police Watch (IPW) menilai tindakan Mabes Polri dalam kasus pembunuhan Wina sudah tepat. IPW juga mengimbau masyarakat tidak terlibat isu dan menunggu hasil penyelidikan.
Read More : Ijazah Jokowi Asli, Dian Sandi Minta Maaf Posting Tanpa Izin
Presiden IPW Sugeng Teguh Santoso menyambut baik keputusan penempatan Bareskrim Polri untuk membantu penyidikan yang dilakukan Polda Jawa Barat (Jabar). Dengan bantuan Komando Polri, pengungkapan tiga pelaku kasus pembunuhan Veena yang tersisa mendapat momentum.
Barscream Polari merespons dengan sangat baik. Ia menurunkan tim untuk membantu Polda Jabar memeriksa kembali kasus Wina dan Eki.
Di sisi lain, dia menyebut Badan Reserse Kriminal Umum Polda Jabar juga memiliki rekam jejak yang baik sebelumnya karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang yang sebelumnya belum terpecahkan. Artinya Polda Jabar punya kapasitas, sehingga kami mendorong Bareskrim membantu Polda Jabar membantu penindakan ketiga DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus Wina, jelasnya.
Selain itu, Sugang juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi bohong yang beredar di media sosial mengenai kasus yang terjadi pada tahun 2016 tersebut. Penyebaran rumor hanya memperburuk keadaan dan mempersulit proses penyidikan yang dilakukan Polda Jawa dan Kepolisian. Unit Reserse Kriminal
Read More : Polri Kerahkan 15.000 Personel Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Ia meminta masyarakat bersabar dan menunggu klarifikasi dari penyidikan yang dilakukan polisi.
Kasus pembunuhan Vina Devi Arcita alias Vina Sirbon dan sahabat romantisnya Rizki Rudiana alias Ikki memicu spekulasi publik yang hingga kini belum terpecahkan. Ada tiga buronan yang belum ditangkap sejak kejadian tahun 2016 lalu. Di sisi lain, seorang terpidana yang sudah bebas sejak tahun 2020 mengatakan dirinya sebenarnya menjadi korban penangkapan yang tidak adil.