Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung target investasi swasta di Ibu Kota Negara (IKN) yang belum mencapai nilai investasi Rp100 triliun seperti target akhir tahun 2024.
Read More : Hasil Pemilu Prancis: Tak Ada Suara Mayoritas di Parlemen, Berpotensi Deadlock
Jokowi mengaku optimis target nilai investasi sebesar Rp 100 triliun akan tercapai. Saat ini nilai investasinya baru mencapai Rp 58 triliun dan perlu dilakukan seleksi terhadap investasi yang masuk.
Ya, harus optimis, harus memilih jumlah orang yang akan datang, kata Jokowi usai pembukaan BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa. 8/2024). ).
Jokowi menjelaskan, investor yang ingin berinvestasi di IKN harus disaring terlebih dahulu. Pemerintah tidak ingin seluruh investor berinvestasi langsung di IKN.
“Serius? Kalau serius, ada peluang. Kita pilih. Jadi tidak semua bisa masuk, semua bisa berinvestasi. Perlu diseleksi, biar kenyataannya hanya Rp58 triliun,” ujarnya. .
Read More : Partai Republik Tuduh Joe Biden Dalang Penembakan pada Kampanye Trump
Jokowi mengatakan, nilai investasi di IKN sebesar Rp58 triliun merupakan angka yang cukup besar. “Tapi jumlahnya besar sekali. Besar sekali jumlahnya, Rp58 triliun,” ujarnya.