NTB, BERITASATU.COM – Pemerintah provinsi Nusa Tengara Barat (Pemprov) dilaporkan bersiap untuk mendirikan tim penyelamat untuk kecelakaan penyelamatan dan evakuasi di Pegunungan Rinjani.

Read More : PUPR: Bandara Dekat IKN Diperuntukkan sebagai Bandara Komersial

Langkah ini terjadi setelah tragedi tragis pendaki Brasil Juliana MARINS, yang meninggal pada 24 Mei 2025.

Kepala NTB Yusron Hadi Communications, Informasi dan Biro Statistik mengatakan pembentukan tim adalah bimbingan langsung dari Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, yang telah berkoordinasi dengan Menteri Lingkungan dan Kehutanan dan National Park Forest Hill (TNG).

Yastron mengutip Yastron pada hari Kamis (3/7/2025) yang mengatakan: “Gubernur berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan TNGR dan TNGR untuk membantu meningkatkan Gunung Rinjani.”

Yusron menjelaskan bahwa sebagai tahap awal, pemerintah provinsi NTB akan melakukan pelatihan kejuruan, termasuk 12 penduduk setempat dari Gunung Rinjani Tyang, akan dilatih sebagai anggota tim penyelamat.

Yusron menambahkan: “Pelatihan dilakukan selama 10 hari. Pelatihan ini dikelola oleh pelatih profesional bersertifikat nasional dan internasional yang merupakan anggota Federasi Pendakian Rock Indonesia (FPTI).”

Read More : Setelah Jatuhkan Rezim Dinasti Suriah, Pemberontak Hancurkan Makam Ayah Al-Assad

Selain membentuk tim penyelamat, pemerintah provinsi NTB juga akan memperbaiki identitas Gunung Rinjani sebagai tujuan pendakian gunung daripada kenaikan ringan atau tempat berjalan yang dapat dilakukan semua orang.

“Kami akan meningkatkan merek ini karena Gunung Ringgeria tidak seperti bukit -bukit dalam seri berita Tohroup. Tetapi panjat tebing membutuhkan keterampilan, keahlian, dan tubuh yang sangat baik,” kata Yusron.

Selain itu, trotoar juga akan dilengkapi dengan tanda -tanda peringatan dan tanda -tanda bahaya, yang dirancang untuk membuat pendaki menjadi lebih baik selama naik. Dia juga menambahkan publikasi evakuasi untuk memfasilitasi proses penyelamatan tim jika terjadi insiden.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *