Jakarta, Beritasatu.com – KLM Royal Dutch Airlines, sebagai salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia, belakangan ini menghadapi situasi serius ketika salah satu pesawatnya, Boeing 737-800, keluar dari landasan pacu. Apa penjelasannya?
Read More : Israel Serang Sekolah PBB di Gaza, 37 Orang Tewas
Pada 28 Desember 2024, penerbangan KL1204 dari Oslo, Norwegia menuju Amsterdam, Belanda mengalami kendala air setelah lepas landas. Meski pilot berhasil melakukan pendaratan darurat di Bandara Oslo Torp Sandefjord, pesawat tidak dapat berhenti dan tergelincir ke kanan landasan pacu, hingga berhenti di area berumput.
Untungnya, seluruh penumpang yang berjumlah 176 orang dan enam awak kapal berhasil keluar dengan selamat. Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa yang melibatkan maskapai dalam waktu singkat, menunjukkan pentingnya keselamatan penerbangan dan tanggap cepat terhadap situasi darurat, padahal KLM dikenal memiliki pesawat canggih dan tipe berbeda. .
Berikut ini beberapa deskripsi penerbangan KLM Royal Dutch Airlines
KLM mengoperasikan beberapa jenis pesawat, antara lain Boeing 737-800, Boeing 777-300ER, dan Boeing 787-9. Berikut uraian tipe-tipe utamanya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa sumber: Boeing 737-800 Panjang: 39,5 m Lebar Sayap: 35,8 m Kapasitas Penumpang: Hingga 189 penumpang Jarak tempuh maksimum: 5.000 km Kecepatan terbang: Mach 0,79 Boeing 777 – Panjang 300ER: 73,9 mBentang Sayap : Volume 64,8 Penumpang: Hingga 408 Penumpang (tidak termasuk Angkutan Premium) Jarak Tempuh Maksimum: 12.000 km Kisaran Kecepatan: Mach 0,84Boing 787-9 Panjang: 62,8 mBentang Sayap: 60,1 mKapasitas Penumpang: Hingga 50m 1 km Penumpang: Hingga 20mum Rata-rata izin masuk: 1 km.
Read More : Terungkap, Alasan Sniper Tak Langsung Menembak Penyerang Donald Trump
Pesawat ini dilengkapi dengan perlengkapan modern untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Jadi, meskipun KLM mempunyai profil maskapai penerbangan yang mengesankan dan catatan keselamatan yang baik, insiden terbaru menunjukkan bahwa masalah masih ada dalam operasional maskapai tersebut.