Jakarta, Beritasatu.com – Nama Min Hee Jin kini tengah ramai dibicarakan di berbagai dunia maya akibat pengunduran dirinya sebagai CEO ADOR usai menjalani audit internal.
Read More : Ivan Gunawan Berduka Shella Selpi Meninggal setelah 3 Tahun Melawan Kanker Ovarium
Min Hee-jin mengeluarkan pernyataan yang menyangkal tuduhan tersebut. Ia mengatakan, diminta mengundurkan diri karena pengaduannya terhadap Hybe Corporation dan label anak perusahaannya Belift Lab mengabaikan pengaduannya.
Dia mengklaim bahwa ILLIT, yang memulai debutnya pada tanggal 25 Maret, meniru NewJeans dari gaya musik hingga fashion mereka. Setelah perkembangan ini, nilai saham Hybe Corporation mengalami penurunan sebesar 8,03%.
Netizen pun percaya bahwa Min Hee-jin adalah dalang di balik pembubaran mendadak Gfriend, namun tuduhan tersebut dibantahnya dalam konferensi pers yang diadakan pada 25 April 2024.
Yang lebih mengejutkan lagi, CEO ADOR dilatih oleh dukun wanita untuk menyelesaikan masalah manajemen perusahaan besar, termasuk wajib militer anggota BTS. Hal tersebut dilansir langsung HYBE, Kamis (25/4/2023), beberapa menit sebelum Min Hye-jin berbicara dalam jumpa pers pukul 15.00 waktu setempat.
Dukun tersebut terlibat dalam urusan internal perusahaan karena Min Hye Jin sering meminta bantuan bahkan ADOR Agency mendapat nasehat dari dukun tersebut.
Terlihat jelas bahwa keduanya telah saling kenal sejak tahun 2017 dan mulai bekerja bersama pada tahun 2021, dan dukun tersebut pernah berencana menyerang para eksekutif HYBE. HYBE mengatakan pihaknya memperoleh transkrip panjang percakapan antara Min Hye-jin dan dukun tersebut melalui analisis forensik audit internal ADOR. Hal ini pastinya semakin mengejutkan netizen karena Min Hee-jin bertindak jauh dengan menjatuhkan boy grup K-Pop terkenal, BTS. Namun, seperti apa sosok Min Hae-jin? Berikut profil dan kariernya.
Profil Min Hee-jin Min Hee-jin lahir pada 16 Desember 1979 di Korea Selatan. Dia belajar di Universitas Wanita Seoul dan menerima gelar dalam desain visual.
Min Hee Jin bergabung dengan SM Entertainment pada tahun 2002 sebagai desainer grafis, yang kemudian dipromosikan menjadi direktur kreatif dan mengawasi pencitraan merek visual grup-grup seperti Girls’ Generation, Shinee, f(x), Exo, dan Red Velvet.
Perannya meliputi mengawasi perencanaan dan produksi sampul album, pakaian, video musik, serta membangun identitas merek artis melalui cara non-visual.
Misalnya dengan mengadakan pameran untuk merayakan perilisan album 4 Walls f(x) dan mengajak penggemar dalam permainan bertajuk “Pathcode” sebagai bagian dari promosi album “Exodus” Exo pada tahun itu.
Read More : Saat KPK Ulik Keberadaan Harun Masiku Lewat Staf Hasto
Selama masa jabatannya di SM Entertainment, ia mendapat perhatian karena pendekatan seni yang inovatif dan eksperimental, yang dianggap berbeda dari gaya formula yang digunakan oleh K-Pop Idol generasi pertama.
Oleh karena itu, Min Hae-jin diakui sebagai direktur visual industri K-Pop untuk mendorong konsep tersebut agar lebih membumi, bahkan ia dikenal karena karyanya di album f(x) “Pink Tape” pada tahun 2013. Ia juga bergabung dengan dewan direksi SM Entertainment pada tahun 2017, tetapi memutuskan untuk meninggalkan perusahaan pada akhir tahun 2018 karena kelelahan.
Tahun berikutnya, Min Hee-jin bergabung dengan Hybe Corporation sebagai Chief Brand Officer dan memimpin rebranding perusahaan. Dia ditunjuk sebagai CEO anak perusahaan baru Hybe, ADOR (All Doors One Room) pada November 2021.
Label tersebut memperkenalkan girl grup pertamanya, NewJeans, pada Juli 2022, dengan Min Hee-jin memimpin arahan dan pengembangan kreatif mereka.
Mereka merilis EP debut self-titled mereka pada tanggal 1 Agustus 2023, dan pada tahun 2023, Min Hee-jin dianugerahi Penghargaan Budaya Kota Seoul oleh pemerintah Seoul atas karyanya dengan NewJeans.
Meski sukses, Min Hee-jin tak luput dari kontroversi yang menjadi perbincangan publik. Ia dianggap pedofil oleh netizen karena ia mendukung dan bahkan membagikan konten pedofil, seperti poster film I’ll Take Her Like a Father (1974), di akun media sosialnya.
Min Hae-jin juga kedapatan menciptakan konsep yang terinspirasi dari Lolita dalam karyanya dengan f(x) dan NewJeans. Sebagai tanggapan, ADOR mengumumkan bahwa mereka telah mengambil tindakan hukum terhadap tuduhan tersebut.