Jakarta, prestasikaryamandiri.co.id – Serangan udara Iran pada Minggu (14 April 2024) menjadi serangan langsung pertama terhadap Israel. Permusuhan antara kedua negara meningkat dalam enam bulan terakhir sejak Hamas mulai menyerang Israel, yang berujung pada perang dan mengancam konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Menurut Associated Press, berikut adalah peristiwa penting yang terjadi sebelum Iran menyerang Israel.

Serangan Hamas terhadap Israel Pada tanggal 7 Oktober 2023, ribuan militan Hamas menyerbu perbatasan Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menawan sekitar 250 orang. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 33.700 orang, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Hamas memperkirakan musuh-musuh regional Israel lainnya akan ikut serta dalam serangan itu. Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan musuh regionalnya, Israel, untuk tidak menyerang atau mengirim bantuan militer ke Timur Tengah.

Hizbullah ikut perang Pada tanggal 8 Oktober 2023, Hizbullah mulai menembakkan senjata ke Israel, yang menyebabkan pertempuran sengit lintas batas selama berbulan-bulan.

Serangan Houthi Sejak November 2023, pemberontak Yaman yang didukung Iran telah menyerang kargo yang melintasi Laut Merah dengan drone dan rudal. Langkah tersebut bertujuan untuk menekan Israel agar mengakhiri perangnya dengan Hamas.

Suriah-Israel mengklaim bahwa pada 1 April 2024, konsulat Iran di Damaskus diserang dan dua jenderal Iran terbunuh. Iran telah berjanji untuk membalas tindakan tersebut.

Pada tanggal 14 April 2024, lebih dari 300 drone diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan udara Iran di Israel dan peristiwa di Suriah. Iran meluncurkan lebih dari 300 rudal jelajah dan balistik. Israel mengatakan 90% dari serangan ini dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel dan koalisi sekutunya. Tidak ada kerusakan besar yang terjadi, namun dunia kini bersiap menghadapi reaksi atau serangan Israel.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *