Sukabumi, Beritasatu.com – Polisi akhirnya mengungkap alasan pembunuhan Ajo Sutarjo (55) atau akrab disapa Ceuceu yang membuat heboh warga Sukabumi. Ceuceu tewas dalam keadaan telanjang dan berlumuran darah di rumah pemiliknya di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (4/5/2024).

Read More : Wall Street Bergejolak Jelang ‘Liberation Day’ Donald Trump

Direktur Reserse Kriminal Polres Sukabumi Ali Jofari mengatakan, pelaku diberhentikan di dalam bus kawasan Parongkoda Sukabumi saat hendak melarikan diri ke Bogor. Pelaku bernama A (20) merupakan warga Banten, namun memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bogor.

Ali Joffrey mengungkapkan, berdasarkan pengakuan pelaku, alasan pembunuhan tersebut karena pelaku menolak melakukan hubungan seksual. Acara dimulai sekitar pukul 03:00 WIB. Korban yang dalam keadaan telanjang dan membawa pisau mengajak pelaku berhubungan badan.

Pelaku menunjuk (pisau) dan mengajak saya bermain. Karena saya melakukan aborsi yang tidak diinginkan dan tidak melakukan hubungan seksual, maka pelaku menolak, kata Ali, Sabtu (4/5/2024).

Karena pelaku menolak ajakan tersebut, korban menodongkan pisau ke arah pelaku. Namun sang penjahat pun bergegas, hingga akhirnya terjadilah kejadian yang menyebabkan kematian kudanya.

Read More : Terkait Kasus Afif Maulana, Kapolda Sumbar Siap Hadapi Laporan di Propam Mabes Polri

Karena menolak, pisau tersebut diarahkan ke pelaku, namun pelaku menolak dan akhirnya menusuk leher korban, jelas Ali.

Saat kejadian, majikan korban sedang berada di luar kota.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *