Polisi Antiterer telah berhasil menangkap delapan teroris yang terlibat dalam Kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di berbagai bagian Jakarta, Berisatu.com – Indonesia.
Read More : Libur Panjang, Kendaraan di Tol Cipularang Arah Bandung Padat Merayap
Juru Bicara Komisaris Aswin Sirigar Aswin Aswin Aswin Aswin Aswin Sirigar mengatakan bahwa tahanan itu dilaksanakan sebagai bagian dari penegakan hukum kelompok teroris NII yang bekerja di Indonesia.
Aswin mengatakan dalam pernyataannya pada hari Kamis (11/1/2024): “Legislasi telah diberlakukan oleh delapan terdakwa di Negara Islam Indonesia (NII) di beberapa bagian Indonesia,” kata Aswin dalam pernyataannya pada hari Kamis (11/21/2024).
Aswin juga menggambarkan identitas delapan tersangka, yaitu Naa, Jn, ER, IS, SW, Dyt, MA dan Sy. Setiap orang memiliki peran yang berbeda dalam struktur kelompok NII.
Kementerian Layanan NAA (KJ) adalah komandan Perang Regional Besar (KPWB) III. Jn Kompas B. Imam Bonzol adalah pemimpin tungau Ni, yang bertindak sebagai kelompok tungau er ni kompass b imam bonezol.
Dia adalah Sumatra Barat dari Sekretaris Martial Lokal (Kompas). SW dikenal sebagai kehadiran Sumatan KPWB NII Milad dan terlibat dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan Askar.
Read More : Instagram Reels Punya Fitur Multisuara, Begini Cara Gunakannya
Selain itu, seorang anggota kelompok NII dari kelompok tungau Divite, ia memiliki posisi Kepala Staf KPWB 3 Sumatra Roy, pemimpin Mahkamah Agung KPWB 3 Sumatra Raya. Saya dikenal sebagai kepala tungau IAM Nii dan kepala Komando Perang Indonesia (KPSI).
Menurut Aswin, penangkapan menunjukkan bahwa organisasi teroris NII telah mencoba secara sistematis untuk mempekerjakan anggota baru untuk memperkuat jaringannya di Indonesia.