Jakarta, Beritasatu.com – Pengadilan Tinggi merupakan salah satu organ penting dalam menjaga harkat dan martabat anggota DPR.
Read More : Kejagung Akan Limpahkan Berkas 22 Tersangka Korupsi Timah ke Pengadilan
Keberadaan organisasi ini muncul sebagai jawaban terhadap tuntutan reformasi yang menghendaki perubahan penting. Mahkamah DPR yang terhormat mempunyai peranan penting dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk membangun pemerintahan yang bersih dan murni.
Organisasi ini sangat penting dalam menjamin kesetiaan dan martabat anggota negara.
Sebelumnya, Mahkamah Agung di DPR disebut Dewan Kehormatan yang bersifat sementara dan dibentuk ketika ada perkara dengan anggota DPR. Selama kurun waktu 2004-2009, hakim pengadilan diubah menjadi badan tetap, artinya harus ada dan tegaknya kehormatan pengadilan di seluruh parlemen di Indonesia.
Mahkamah Agung memiliki 17 anggota DPR. Anggota dan Pimpinan Majelis Kehormatan Dewan ditetapkan dalam rapat umum pada awal masa jabatan DPR dan pada awal masa jabatan.
Ketua Mahkamah Yang Terhormat Dewan adalah satu dan sama, dengan 1 orang ketua dan 4 orang wakilnya dipilih dari para anggota Mahkamah berdasarkan perundingan untuk memperoleh kesatuan dan tujuan, dengan mempertimbangkan wakil-wakil perempuan. jumlah anggota setiap kelompok.
Mahkamah DPR yang terhormat mempunyai beberapa fungsi penting untuk menjaga harkat dan martabat anggota DPR. Fungsi utamanya adalah:
Read More : Presiden Jokowi Berkantor di IKN Mulai 28 Juli, Furnitur Mulai Disiapkan
1. Pemantauan dan Evaluasi Pemantauan dan evaluasi terhadap disiplin, perilaku dan perilaku anggota DPR sesuai dengan peraturan perundang-undangan DPR.
2. Memeriksa pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD terhadap peraturan perundang-undangan DPRD.
3. Pengambilan keputusan Pengambilan keputusan mengenai pelanggaran hukum yang dilakukan anggota DPR didasarkan pada asas keadilan dan fakta.
4. Menghindari konflik kepentingan Menghindari konflik kepentingan untuk menjamin pengambilan keputusan yang adil dan seimbang.