Jakarta, Beritasatu.com – Perekonomian Tiongkok pada kuartal pertama tahun 2024 melampaui ekspektasi setelah tumbuh kuat sebesar 5,3%, mengalahkan perkiraan analis sebesar 4,8%.
Read More : Warganet Keluhkan Layanan BCA Mobile Force Close dan Tak Bisa Diakses
Meski Tiongkok menghadapi kesulitan untuk pulih dari dampak pandemi Covid-19, namun indikator perekonomian mulai membaik. Faktor apa saja yang mendukung pertumbuhan ini?
Produksi industri naik 6,1% tahun ke tahun, sementara penjualan ritel naik 4,7% tahun ke tahun, AP melaporkan Selasa (16/4/2024). Selain itu, investasi pada aset tetap juga meningkat sebesar 4,5%.
Ekonom Tiongkok Louise Loo dari Oxford Economics mengatakan pertumbuhan didorong oleh peningkatan kinerja manufaktur, peningkatan belanja rumah tangga karena perayaan Tahun Baru Imlek, dan langkah-langkah kebijakan yang mendukung investasi.
Namun, indikator aktivitas bulan Maret menunjukkan penurunan setelah Tahun Baru Imlek, dan kondisi permintaan eksternal masih belum menentu, terutama terlihat dari lemahnya kinerja ekspor di bulan Maret.
Read More : Livinยด Merchant, Inovasi Bank Mandiri Perluas Jangkau Nasabah UMKM
De Loo mencatat bahwa faktor-faktor seperti normalisasi belanja rumah tangga setelah liburan dan kebijakan stimulus yang hati-hati akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua. Para pembuat kebijakan Tiongkok telah meluncurkan serangkaian langkah fiskal dan moneter untuk mendukung perekonomian, dengan menetapkan target pertumbuhan PDB sebesar 5% pada tahun 2024.