Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan empat ibu kota besar akan didukung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Read More : Viral Petinggi Bandara Sangia di Kolaka Goda Turis Korsel, Kemenhub Siapkan Sanksi
Pilar-pilar tersebut antara lain peningkatan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur, perbaikan pengelolaan sumber daya manusia, optimalisasi insentif transisi energi dan penurunan emisi karbon, serta perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, stabilitas nasional, dan stabilitas politik.
Selain itu, kerangka strategis perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat juga diperkuat, serta peningkatan kualitas kelembagaan yang didukung oleh stabilitas nasional dan stabilitas politik, kata Airlangga Hartarto dalam konferensi pers RAPBN 2025, Minggu (18.8/2024). .
Airlangga mengatakan rencana anggaran pendapatan dan belanja pemerintah tahun 2025. (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) merupakan langkah awal dari rencana pembangunan jangka panjang Nasional tahun 2025-2045. (RPJPN) dan juga masa transisi pemerintahan baru.
Dengan strategi yang komprehensif dan tepat sasaran, RAPBN dan RKP 2025 menjadi landasan penting bagi perekonomian Indonesia untuk mencapai tujuan pertumbuhan jangka panjang Indonesia Emas 2045.
Airlangga juga menjelaskan sejumlah strategi pemerintah ke depan untuk menjaga basis ekonomi yang kuat, antara lain kartu tenaga kerja, UU Cipta Kerja, proyek strategis nasional, kawasan ekonomi khusus dan Organisasi Ekonomi dengan melakukan revitalisasi sektor ekonomi tradisional melalui program yang lebih tinggi seperti merger. Kerja Sama dan Pembangunan (OECD) dan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CP-TPP).
Read More : BI Optimistis Rupiah Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen mengembangkan sektor ekonomi baru dengan memanfaatkan digitalisasi dan kecerdasan buatan, melatih talenta digital, mengembangkan pusat data, transisi energi, hilirisasi, memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV), dan mengembangkan industri semikonduktor Perhatian.
“Kami juga melanjutkan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui inisiatif seperti KUR, program makan siang bergizi gratis, dan rehabilitasi sekolah,” tambah Airlangga.