Jakarta, Beritasatu.com – Di era teknologi informasi yang semakin meningkat, keamanan siber menjadi prioritas. Jika tidak ditanggapi dengan serius, kelangsungan bisnis perusahaan bisa terancam.

Read More : Ubi Unggulan Gatot Kaca Tak Laku, Petani Lumajang Merugi Besar

Menurut Lead Sales Engineer LogRhythm Asia Pacific Jepang (APJ) Leonardo Hutabarat, untuk mencapai kekuatan dan kesuksesan dalam keamanan siber, memahami metode dasar dalam operasi keamanan sangatlah penting.

Keamanan yang kuat harus dibangun dari landasan yang kokoh dengan memperhatikan empat elemen utama yaitu deteksi, respon, pemantauan, dan analisis, kata Leonardo Hutambarat, Sabtu (3/8/2024).

Hal pertama yang perlu diketahui. Menurutnya, hal ini menjadi kunci untuk mengidentifikasi ancaman siber yang dapat menyerang sistem. Dengan teknologi canggih seperti SIEM (informasi keamanan dan manajemen kejadian), perusahaan dapat memantau aktivitas mencurigakan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Faktor kedua adalah respon yang cepat dan efektif. Hal ini penting dalam menghadapi ancaman siber. Leonardo menekankan pentingnya memiliki proses respons yang terstruktur dan otomatis sehingga perusahaan dapat merespons serangan dengan cepat dan efektif untuk mengurangi potensi dampaknya. Semakin cepat platform mendeteksi dan merespons serangan atau pelanggaran, semakin efektif platform tersebut bagi layanan keamanan

โ€œMetrik utama untuk mengukur efektivitas respons insiden adalah waktu rata-rata untuk mendeteksi serangan dan waktu rata-rata untuk merespons serangan. Secara khusus, organisasi harus mengukur waktu untuk mendeteksi (MTTD) dan waktu rata-rata untuk merespons (MTTR),โ€ ujarnya. menjelaskan.

Read More : 8 Rekomendasi Gim Offline untuk Mengisi Waktu Luang

Hal ketiga adalah terus melakukan pengecekan untuk memastikan sistem keamanan berfungsi dengan baik. Dengan pemantauan berkelanjutan, perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengatasi ancaman dengan lebih efektif dan membuat perubahan yang diperlukan terhadap strategi keamanan mereka. Leonardo Hutabarat saat menjadi pembicara pada acara keamanan siber di Vietnam – (Khusus/-)

Terakhir, analisis data adalah fondasi keamanan siber. Dengan menganalisis data dari berbagai sumber, perusahaan dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai perilaku ancaman dan pola serangan sehingga mereka dapat mengambil tindakan proaktif yang tepat untuk melindungi sistem mereka.

Secara keseluruhan, Leonardo, yang sering menjadi pembicara di acara-acara keamanan siber, menekankan pentingnya menerapkan solusi keamanan yang tepat. Dengan pendekatan yang komprehensif dan komprehensif, diyakini perusahaan dapat mencapai ketahanan dan keberhasilan yang lebih besar dalam menghadapi ancaman siber yang semakin canggih.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *