BATAVARTA, BERITASATU.COM – Tidak adanya Presiden Partai Nasional Awake (PB) Muhaimin Isseradar di gedung PBNU, Rabu (21 November 2014), tegak di PBNA tertinggi. Bahkan, ada tiga hal di komunitas yang ingin dia sampaikan.

Read More : Polri Imbau Masyarakat Tak Mudah Tergiur Tawaran Kerja ke Luar Negeri

Anggota Komite PBNU TUM PBNA Ketua Habib Umarsyah mengatakan bahwa poin pertama, masalah penulis Tiara Design, dianggap telah dianggap lebih banyak besi dan lebih dipindahkan ke ketua di PKB DPP. 

“Kami ingin mengkonfirmasi itu sekarang,” kata Habib Umarsyah.

“Kedua, kami juga ingin mengkonfirmasi diskusi tentang masalah ini, dan aturan ketiga berkuasa,” dan melanjutkan.

Habib Umarsyah, ketiganya berfokus pada pendalaman PKB. Namun, bahkan dengan tidak adanya proses komunikasi yang diinginkan tidak dimungkinkan. 

Read More : Isu Politik Terkini: Retret Kepala Daerah hingga AHY Didukung Pimpin Demokrat Lagi

“Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan hari ini dan tentu saja, ini akan menjadi laporan kami kepada tim yang mendirikan Chare a Kiai Anwar iMendar,” katanya.

Sebagai informasi, Muhaimin Izandar dan CK Imin yang dikenal menelepon ke gedung PBNU pada pukul 12:30 WIB. Namun, menurut kewaspadaan dan konfirmasi langsung dari hubungan negara PKB, Icedar, bahkan Imin tidak ada dalam panggilan. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *