Jakarta, Beritasatu.com – Tim basket putra Indonesia harus memenangkan pertandingan saat bertemu Thailand, Senin (6/3/2024) untuk melaju ke babak semifinal ASEAN School Games (ASG) 2024. Tim basket Indonesia Rifki Antolyon mengatakan bahwa dia sedang mempersiapkan murid-muridnya melawan Thailand. Laga melawan Thailand sangat penting bagi Indonesia. Pasalnya, pemenang laga ini akan mendampingi Filipina ke babak semifinal. “Kami akan kembali melawan Thailand. Kami harus tampil maksimal karena harus menang untuk bisa melaju ke semifinal,” ujarnya, Minggu (2/6). /2024). Hal ini harus dilakukan untuk menegakkan kemenangan.

Read More : Jelang Olimpiade Paris: Tokyo 2020 Jadi Pelajaran Fajar/Rian

Baca Juga: Real Madrid Juara Liga Champions, Barcelona Ucapkan Selamat “Di hari penentuan, kami akan berusaha semaksimal mungkin dan mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar bisa memenangkan laga besok melawan Thailand,” jelas Alpha Superiority in Games ASEAN School ( ASG) 2024. Pada pertandingan di Da Nang, Vietnam, Cliffton Wijaya dkk harus kalah 57-65, Minggu (6-2-2024), meski kalah, pelatih tim basket putra Rifki Antolyon tetap berbangga. timnya. Mereka menunjukkan kemajuan yang luar biasa.

Baca juga: 5 Pemain Madrid yang 6 Kali Juara Liga Champions, Siapa Saja? Filipina yang biasanya unggul puluhan poin dari Indonesia kini hanya tertinggal beberapa poin 65-57. Di ASG 2019 Semarang, Indonesia kalah telak karena pertarungan terakhir kedua tim berakhir 100-51 untuk kemenangan Filipina. Apalagi, para pemain menunjukkan pertarungan ekstra sepanjang pertandingan. Namun, mereka berusaha lepas landas perlahan tapi pasti. Namun. Kuartal pertama ini menjadi milik Filipina dengan ekspor 14-12 Ketika kuarter kedua baru berjalan kurang dari 2 menit, Indonesia membalikkan keadaan dengan keunggulan 25-24. Namun Filipina berhasil kembali menguasai situasi dan mengakhiri kuarter kedua dengan keunggulan 28-25.

Baca juga: Koleksi lima belas gelar Liga Champions Madrid nampaknya sudah kelaparan selama tiga dekade. Filipina kembali mendapatkan momentum untuk menyelamatkan poin. Sehingga mereka menguasai permainan dan mengakhiri kuarter keempat dengan keunggulan 65-57.

Read More : Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana untuk Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Baca Juga: Dikalahkan Madrid di Final Liga Champions, Edin Terzic: Tak Bisa Cetak Gol, Kunci Kegagalan Dortmund Menang Di laga ini anak-anak bermain sangat baik. Terima kasih kepada pemain yang berjuang. akhirnya kami overmatch karena pemain bermain di luar sistem,” jelas pelatih tim basket Rifki Antolyon. Rifki meyakini jika para pemain bermain sesuai instruksi yang telah disiapkan, hasil akhirnya pasti akan berbeda. Pemain bermain di luar jadwal yang telah disiapkan ketika berada di bawah tekanan.  Namun secara umum para pemain bermain harmonis. Kami akan mengajak para pemain untuk melupakan kekalahan ini dan kembali fokus pada pertandingan, tutup Rifki.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *