Jakarta, Beritasatu.com – Indeks saham gabungan (IHSG) terus menguat menuju all time high (ATH) atau melampaui level psikologis 7.800 pada perdagangan Jumat (13/9/2024). Hal ini disebabkan besarnya masuknya modal asing.

Read More : Apa Itu Fenomena Doom Spending yang Bikin Miskin Milenial dan Gen Z?

Meski berada di penghujung pekan yang rawan koreksi, IHSG terlihat masih tenang di zona hijau sejak pembukaannya sehingga terus menguat di awal sesi I.

Kenaikan IHSG ditopang oleh ketahanan fundamental perekonomian dalam negeri yang tercermin dari rilis data perekonomian sepanjang pekan ini.

Indeks kepercayaan konsumen (CII) yang masih berada pada zona bullish justru menguat, bahkan posisi cadangan devisa yang diterbitkan ATH menunjukkan amunisi moneter dalam negeri cukup mumpuni di tengah perlambatan perekonomian global.

Selanjutnya, aliran modal masuk terus mengalir melalui pasar modal, baik di pasar reguler maupun di pasar perdagangan dan treasury.

Tercatat pada perdagangan Kamis (12/9/2024) dilakukan transaksi senilai 1,52 triliun. IDR dari pasar luar negeri ke semua pasar.

Pembelian luar negeri sebagian besar dilakukan pada saham-saham seperti BBCA, BBRI, BRIS, TLKM dan BREN hingga IHSG mencetak ATH. Tak hanya itu, berkat arus masuk yang besar tersebut, nilai tukar rupee terapresiasi hingga ke level 15.300 per dolar AS.

Read More : Lapor Jokowi, Kepala Bappenas Sebut Progres Pembangunan IKN 81%

IHSG kembali dibuka dengan kenaikan 7,5 poin (0,1%) ke level 7.805,6 pada sesi pertama Jumat (13/9/2024). IHSG hari ini berubah menjadi hijau pada rentang 7.801-7.818.

Pada pukul 11.30 WIB, IHSG menguat 13,9 poin atau 0,18% ke 7.811.

Sebanyak 13,1 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai perdagangan Rp 204 triliun dan frekuensi perdagangan 444.118 transaksi. Sebanyak 262 saham menguat, 253 terkoreksi, dan 253 stabil.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *