Jakarta, Beritasatu.com – Para pemimpin Federal Reserve (Fed) dalam pertemuannya Rabu (12/6/2024) akan mengumumkan arah suku bunga acuannya. Keputusan The Fed kemungkinan besar tidak akan berbeda dari perkiraan dalam beberapa pekan terakhir. Dengan inflasi yang masih di atas target 2%, The Fed akan menurunkan ekspektasi suku bunga.

Read More : Jonathan Frizzy Jadi Tersangka, Benny Contoh Bantah Ada Narkotika

AP melaporkan, pengambil kebijakan Fed memperkirakan akan menurunkan suku bunga satu atau dua kali sebelum akhir tahun, dibandingkan tiga kali perkiraan sebelumnya.

Kebijakan suku bunga The Fed sering kali berdampak signifikan terhadap suku bunga hipotek, pinjaman mobil, suku bunga kartu kredit, dan jenis pinjaman konsumen dan bisnis lainnya. Berkurangnya ekspektasi terhadap suku bunga rendah berarti hipotek akan lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, sehingga membuat marah calon pembeli rumah dan pihak lain.

Kebijakan ekonomi terbaru The Fed mungkin mempengaruhi data inflasi Mei 2024, harga konsumen diperkirakan meningkat 3,4% pada Mei 2024, sebulan yang lalu.

Pada awal Mei 2024, Ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral membutuhkan lebih banyak keyakinan bahwa inflasi kembali ke targetnya sebelum menurunkan suku bunga acuannya. 

Read More : Jemaah Kloter 2 Kabupaten Cirebon Meninggal di Asrama Haji Indramayu

Powell mengatakan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan kembali kepercayaan tersebut dibandingkan perkiraan awal para pejabat Fed.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *