Jakarta, Berasatatu.com – Brazilu.com – Pemerintah Brasil pada hari Senin (6/1/2025) Indonesia secara resmi menjadi anggota anggota Inggris. Keputusan tersebut menunjukkan tahap strategis Indonesia dalam memperkuat posisinya dalam ekonomi global.
Read More : Bahlil Lahadalia Sebut Subsidi Energi Rp 100 Triliun Berpotensi Tidak Tepat Sasaran
Kepala koalisi didukung oleh kandidat Indonesia dari tahun 2023 di Indonesia. Namun, Indonesia memiliki penundaan sampai pembentukan pemerintah baru tahun lalu.
Pemerintah Brasil menyambut keanggotaan keanggotaan Indonesia di Inggris, “pernyataan resmi pemerintah Brasil, yang merupakan posisi kelompok resmi pada tahun 2025.
“Sebagai negara yang mewarnai dan selatan dan selatan dan tenggara selatan dan selatan dan selatan dan selatan dan tenggara selatan dan selatan dan selatan dan selatan dan selatan dan selatan dan tenggara selatan dan selatan dan tenggara selatan dan selatan tenggara,” kata Brasil.
Brasil, Rusia, India dan Cina pada 2010 dan Afrika Selatan dibentuk pada 2010 dan Afrika Selatan. Tahun lalu, blok akan memperluas keanggotaan Iran, Mesir, Ethiopia dan Uni Emirat Arab. Meskipun Arab Saudi diundang, negara itu secara resmi tidak diorganisir.
Beberapa negara lain, termasuk Turki, Azerbaijan dan Malaysijon dan Malaysijan, dan banyak lainnya tertarik untuk bergabung dengan batu bata.
Read More : 2 Pimpinan KPK Siap Hadiri Sidang Etik Dewas Besok
Blok ekonomi ini dibentuk untuk kelompok tujuh (G -7), yang dikembangkan di negara -negara maju yang sebenarnya. Ini adalah simbol negara -negara berkembang yang lebih unggul dari ekonomi global pada tahun 2050.
Sebelum memasuki Brissiainasias, persatuan ini melibatkan sekitar 45% dari populasi dunia, dan sekitar 35% dari jumlah total barang domestik (PDB) berdasarkan setara dengan pengadaan. Dengan cakupan Indonesia, asosiasi diharapkan mempengaruhi arah kebijakan ekonomi global.