JAKARTA, Beritasatu.com – Sebagai negara pengekspor pangan, Indonesia ingin bermitra dengan India untuk mendukung program gizi gratis bagi anak sekolah yang merupakan program andalan Presiden Pravo Subianto.

Read More : Putin Teken Aturan Hapus Utang Warga Rusia yang Daftar Ikut Perang Ukraina

Program gizi merupakan bagian dari strategi Pravo untuk menurunkan angka stunting nasional Pada bulan Januari 2025, pemberian makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah di Indonesia akan dimulai

Menlu Sugiono membahas rencana makan siang dengan Menlu India S Jaishankar pada KTT BRICS Plus di Rusia.

Pada Kamis (24/10/2024), Kementerian Kesehatan melalui pernyataannya mengatakan kedua menteri bertukar pandangan mengenai potensi kerja sama bilateral, antara lain program makan siang gizi, perumahan, farmasi, industri kreatif, pertahanan, dan pendidikan.

Sugiono mengatakan kepada Jaishankar bahwa india menganggap India sebagai mitra penting dalam hal ketahanan pangan. Nasi merupakan makanan pokok di Indonesia dan tidak pernah absen dari makanan gratis yang diberikan pemerintah kepada anak-anak selama masa uji coba.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan Indonesia mengimpor beras India sebanyak 69.715 ton pada tahun lalu.

Indonesia menyambut baik keputusan India yang mencabut pembatasan ekspor beras putih non-basmati. Keputusan ini membuka kemungkinan peningkatan perdagangan beras, yang akan mendukung ketahanan pangan Indonesia, kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Pada bulan September 2024, India memutuskan untuk sepenuhnya menghapus larangan ekspor beras putih non-basmati dan menetapkan harga ekspor minimum (MEP) sebesar US$490 per ton. Negara berpenduduk padat itu menghapuskan anggota parlemen awal pekan ini.

Read More : Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga II pada Sabtu Pagi

Selain menjadi pemasok beras ke Indonesia, India melanjutkan program makan gratis yang ingin dilakukan india. Program PM-POSHAN India menyediakan makanan panas dan matang untuk lebih dari 100 lakh anak sekolah di seluruh negeri

Pemerintah Indonesia saat ini sedang menguji coba program gizi gratis di beberapa sekolah di Indonesia untuk menemukan sistem distribusi makanan terbaik. Wakil Presiden (Wapress) Gibran Rakabuming Raka terlibat langsung dengan mengunjungi beberapa sekolah.

Gibran mengunjungi SMPN Jakarta 270 pada Rabu (23/10/2024). Menu yang disajikan antara lain nasi putih, ayam goreng, tempe goreng, sayur mayur, dan buah. Pemerintah telah mengalokasikan Rp71 triliun untuk menjalankan program gizi gratis ini mulai tahun 2025.

Indonesia telah mengindikasikan bahwa perdagangan dengan India akan meningkat dari $32,7 miliar pada tahun 2022 menjadi $27 miliar pada tahun 2023.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *