Jakarta, Beritasatu.com – Empat negara Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand, bergabung sebagai negara mitra BRICS, aliansi negara-negara ekonomi berkembang yang dipandang sebagai penyeimbang kekuatan Barat.
Read More : Salat Tarawih Malam Ke-29 Ramadan, 2,5 Juta Jemaah Padati Masjidil Haram
Dalam postingan di X (sebelumnya Twitter), dikutip Jumat (25/10/2024), akun @BRICSInfo mengumumkan penambahan 13 negara sebagai mitra.
Selain empat negara ASEAN, sembilan negara lainnya adalah Aljazair, Belarusia, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Nigeria, Turki, Uganda, dan Uzbekistan.
Dilansir Channel News Asia, Indonesia dan tiga negara lain di Asia Tenggara tidak memiliki status anggota penuh dalam grup yang didirikan pada tahun 2006 dengan anggota asli Brazil, Rusia, India, dan China tersebut. Afrika Selatan bergabung pada tahun 2010, sementara Mesir, Ethiopia, Iran dan Uni Emirat Arab resmi menjadi anggota BRICS tahun ini.
Gabungan perekonomian anggota BRICS saat ini mewakili lebih dari $28,5 triliun, atau sekitar 28% dari total perekonomian dunia.
Read More : Jelang Lawan Indonesia, 2 pemain Timnas Garuda Jadi Sorotan Media Bahrain
Menteri Luar Negeri RI yang baru dilantik Sugiono diharapkan menyampaikan pesan perdamaian dan solidaritas bagi negara-negara berkembang pada pertemuan tersebut.