Jakarta, Beritasatu.com – Kawasan Asia Tenggara diyakini memiliki potensi untuk melanjutkan pengembangan pasar dan meningkatkan daya saing logistik di kancah global. Berdasarkan pemaparan Bloomberg Executive Lunch Session “Navigating the ASEAN Logistics Landscape, Overcoming Complexity to Succeed”, disebutkan bahwa Indonesia berpotensi meningkatkan Indeks Daya Saing Logistik.

Read More : Bahlil Pertemukan Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie, Kadin Bersatu?

Saat ini, dalam 10 tahun terakhir, Indonesia gencar membangun proyek infrastruktur strategis untuk menunjang sistem logistik. “Di sini salah satu strateginya adalah membantu konektivitas antar pulau. Dari sisi kebijakan, digitalisasi perlu didukung di segala aspek,” demikian paparannya.

Setidaknya Paxel melakukannya baru-baru ini. Mereka mengutamakan teknologi dan digitalisasi saat mengelola logistik.  Co-founder Paxel, Zaldy Masita, dalam keterangan resmi, Sabtu (1/6/2024) mengatakan digitalisasi dan pemanfaatan teknologi merupakan upaya untuk meraih kepercayaan konsumen.

“Sistem manajemen keamanan informasi yang kami miliki telah memenuhi standar, pelanggan dan mitra korporasi seperti bank juga mempercayainya sebagai layanan pengiriman berbasis aplikasi yang aman dan andal,” jelas Zaldy.

Kemampuan tersebut kemudian membuat Paxel memperoleh tiga sertifikasi ISO berkat hasil positif dalam memenuhi kriteria standar administrasi kelas satu.

Ketiga sertifikasi tersebut meliputi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 45001:2018 (Manajemen Kesehatan dan Keselamatan) dan ISO/IEC 27001:2013 (Sistem Manajemen Informasi).

Untuk memperoleh berbagai sertifikasi tersebut, perusahaan logistik asli Indonesia telah terlebih dahulu diperiksa seluruh aspek bisnisnya dan juga memiliki standar dan proses yang tinggi.

Oleh karena itu, kualitas dapat ditunjukkan melalui akreditasi yang diakui untuk mencapai sertifikasi tersebut.

Sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan standar manajemen mutu yang menekankan pada manajemen proses dan peningkatan efisiensi operasional.

Read More : Harga Minyak Dunia Stabil di Tengah Sentimen Penurunan Suku Bunga The Fed

Sertifikasi ini menunjukkan komitmen Paxel terhadap kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Penggunaan ISO 9001:2015 memastikan konsumen menerima produk dan layanan yang konsisten dengan kualitas yang baik dan membawa banyak manfaat bisnis.

Untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3), ISO 45001:2018 merupakan standar internasional untuk kesehatan dan keselamatan kerja untuk mengurangi faktor apa pun yang dapat menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki pada pekerja dan bisnis.

Dalam berbagai aktivitas kerja di lingkungan Paxel, aktivitas proses penyediaan dan pemeliharaan aset logistik seperti pengiriman barang diawasi dan berpedoman pada K3. Sedangkan sertifikasi sistem manajemen keamanan informasi ISO/IEC 27001:2013 merupakan wujud komitmen menjaga keamanan informasi pelanggan dan operasional bisnis.

Paxel telah menetapkan dan menerapkan sistem keamanan data dengan standar operasional yang ketat. seperti standar untuk menilai, menerapkan dan memelihara keamanan informasi data.

“Sejak berdirinya Paxel pada tahun 2017, perolehan sertifikasi ISO telah menjadi tahapan penting dalam pertumbuhan kami, dimana kami menyadari pentingnya kepercayaan dalam hubungan kami dengan pengguna sejak awal perkembangan bisnis kami,” kata Zaldy Masita.  

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *