Jakarta, Beritasatu.com – Institut Setara mengungkapkan bahwa Indeks Hak Asasi Manusia 2024 diambil dibandingkan tahun lalu. Beberapa rekomendasi diberikan kepada Prabowo Subianto.

Read More : Ini Daftar Perolehan Suara Parpol Tingkat DPRD di Jakarta pada Pemilu 2024

Direktur Eksekutif Institut Setara Halili Hasan mengatakan bahwa pengurangan indeks hak asasi manusia terjadi dalam aspek -aspek hak -hak politik dan sipil. Tahun ini, 2,9 atau lebih rendah dari 0,1 dibandingkan dengan 2023.

“Evaluasi dilakukan dengan bantuan skala Likert 1-7. Skala ini menunjukkan nilai 1 sebagai perlindungan, rasa hormat, dan pemenuhan hak asasi manusia terburuk dan nomor 7 menunjukkan upaya untuk melakukan dedikasi terbaik untuk hak asasi manusia,” katanya dalam sebuah wawancara dengan hak asasi manusia.

Sementara itu, dalam aspek sosial dan budaya, Halili tidak mengatakan indeks hak asasi manusia dibandingkan dengan 2023, yang 3,3 poin. “Harapan tergantung pada pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk berkomitmen pada penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia yang sebelumnya,” katanya tentang Indeks Hak Asasi Manusia 2024.

Setara dengan Institut juga memberikan beberapa rekomendasi kepada Prabowo sehubungan dengan pengurangan indeks hak asasi manusia. Pertama, Presiden Pabowo meminta untuk segera menerima sejumlah rancangan undang -undang (akun) yang berkontribusi pada promosi hak asasi manusia, seperti RUU dalam penduduk asli, RUU atas perlindungan staf rumah tangga dan tindakan kriminal perdagangan manusia.

“Presiden Prabowo Subianto telah mengambil alih pemerintahan yang tidak dapat diterima dan mengamankannya sebagai dasar untuk masalah peraturan dan kebijakan untuk mengelola keragaman,” katanya.

Read More : Dipecat Tidak Hormat, Ini Peran Kombes Donald P Simanjuntak dalam Kasus Pemerasan WNA Malaysiadi DWP 2024

Selain itu, partainya juga meminta Presiden Pabowo untuk terus menjamin kebebasan pers untuk menciptakan iklim yang baik untuk demokrasi. “Terutama pemulihan lingkungan politik demokratis yang mematuhi prinsip aturan hukum dan standar etika demokratis,” katanya.

Presiden Pabowo kemudian diundang untuk meningkatkan dukungan politik yang mengikat sektor bisnis dan dukungan anggaran yang signifikan untuk integrasi bisnis dan hak asasi manusia.

“Sebagai sarana untuk melaksanakan kesetaraan akses, khususnya hak tanah untuk mencegah pengulangan pelanggaran hak asasi manusia di sektor bisnis,” ia mengatakan bahwa itu terkait dengan pembentukan indeks hak asasi manusia ke Prabowo Subianto.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *