Yogyakarta, Bestasatu.com-Outhorization Antara percaya agama disajikan oleh penduduk Katolik dan Muslim di Sleman Regency, wilayah khusus Yogyako pada Jumat Jumat, Jumat (8/8/2025).
Read More : Balas Kekalahan di Olimpiade, Ginting Lolos ke 16 Besar Hong Kong Open
Ketika umat Katolik menyembah Jumat Agung di gereja, banyak Muslim membantu menjaga tempat parkir untuk keamanan.
Adegan ini muncul di Gereja St. Alyysius Gonzaga di Jalan Yogja-Magnada, Desa, Whawon Mlati, Sleman.
Meskipun Sleman dicuci dalam hujan lebat, tidak dihilangkan oleh banyak Muslim untuk membantu melintasi jalan sidang Katolik yang datang ke gereja San Aloysius Gonzaga untuk melakukan penyembahan Jumat Agung.
Selain membantu menyeberang jalan, umat Islam di Sleman juga membantu mengatur parkir mobil kendaraan gereja dan mengatur kursi untuk implementasi ibadah pada hari Jumat Agung.
“Keterlibatan umat Islam untuk parkir dan keamanan adalah rutinitas pada hari libur, ketika Idul Fitri juga berpartisipasi dalam menjaga giliran, kami minta maaf atas satu sama lain,” kata Pastor Marcelelakinto, juru bicara gereja di Berstasatu.com.
Jika di era warga Muslim membantu mengurangi penyembahan umat Katolik, orang-orang Katolik yang menentang membantu Muslim ketika menjalankan Idul Fitri. Pandangan ini biasanya ada di seorang sleman.
Read More : Tim E-sports Indonesia Wakili Asia Tenggara Di Kejuaraan Dunia
Sementara itu, tema perayaan Paskah tahun 2025 adalah “kedamaian Kristus di tengah -tengah keluarga”.
“Kami berharap bahwa di masa depan kami dapat terus berbagi bersama,” kata Widati, peserta massa di Gereja Paskah di Gereja St. Aloysius Gonzaga.
Katolik menghabiskan dua kali dalam pelayanan massal Jumat Agung di Gereja St. Alyysius Gonzaga, dengan 15.00 WIB dan 18.00 WIB.