JAKARTA, Beritasatu.com – Aliran dana asing atau penjualan bersih (net sales) dari pasar keuangan Indonesia masih sebesar Rp 1,30 triliun pada akhir perdagangan Kamis (25/4/2024), di seluruh pasar (market).
Read More : Ratusan Driver Ojol Malang Raya Long March ke Surabaya
Penjualan bersih asing juga sebesar Rp 1,13 triliun di pasar reguler. Tekanan jual atau aksi ambil untung yang dilakukan investor asing diperkirakan masih berlanjut di pasar pada Jumat (26/4/2024).
BBRI memang semakin mendapat tekanan jual akibat buruknya kinerja kuartal I. “Dalam sepekan terakhir Senin hingga Kamis tercatat outflow sebesar Rp 2,1 triliun,” kata Achmad Yaqi dalam Investor Market edisi Jumat. Pembukaan (26/4/2024).
Lalu kapan investor asing akan kembali mencatatkan rekor arus masuk ke pasar saham Indonesia?
Perkiraan Achmad, kemungkinan terjadi net buy asing setelah musim rilis kinerja kuartal I 2024, khususnya di sektor perbankan. Saham-saham sektor keuangan seperti BBRI dibanderol dengan valuasi yang cukup murah yakni di level psikologis 5.000 sehingga menarik untuk dikoleksi.
“BBRI cukup bagus untuk dirakit kembali. Jadi kami di BCA Sekuritas cenderung memandang BBRI masih menarik untuk dipick asalkan masih berada di zona 4.900-5.000. BBCA masih menarik untuk dibeli hingga akhir tahun,” Achmad dikatakan.
Read More : TNI Tegaskan Forum Indonesia-Afrika di Bali Aman dari Potensi Gangguan
Pasalnya, lanjut Achmad, kinerja BBCA mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yakni sebesar 11,9% sehingga saham tersebut masih diminati sektor keuangan, terutama dalam konteks kenaikan BI rate.
Di sisi lain, arus masuk asing saat ini terlihat jelas di pasar surat utang/obligasi. Sentimen eksternal saja sudah cukup mendorong pihak luar untuk melakukan stok di dalam negeri. Salah satunya adalah pihak luar masih mencermati kondisi perekonomian AS untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga The Fed.
Lalu lihat apa yang dirasakan di Indonesia. Dunia politik diketahui mulai beradaptasi karena diputuskan pemenangnya adalah Prabowo-Gibran. Maka transisi pemerintahan juga harus berjalan dengan baik dan perekonomian Indonesia juga akan membaik. . “Ini bisa menjadi pertanda positif bagi orang asing untuk kembali ke Indonesia,” tegas Achmad.