Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada sesi pertama perdagangan Kamis (24/10/2024). Sepanjang perdagangan periode I, IHSG masih berada di zona merah.
Read More : Postingan Terakhir Anji Manji di Medsos sebelum Digugat Cerai di PA Cibinong, Beri Isyarat Soal Rumah Tangga
IHSG Sesi I turun 30,6 poin atau 0,39% ke level 7.756. Sebanyak 232 saham menguat, 331 saham melemah, dan 217 saham stagnan.
Volume perdagangan Periode I mencapai 15,1 miliar lembar saham, volume perdagangan mencapai Rp 5,7 triliun, dan omzet mencapai 868.129.
Banyak saham sektor yang melemah. Energi memberikan kontribusi penurunan sebesar 0,86%, disusul sektor real estate yang mengalami penurunan sebesar 0,72%, dan sektor kesehatan yang mengalami penurunan sebesar 0,62%. Sektor manufaktur sendiri menguat sebesar 0,22%.
Di sisi lain, saham utama LQ45 turun 0,30%, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,74%, dan Investor 33 turun 0,27%.
Read More : Tanggul Sungai Bendo Mongal di Kediri Jebol, Puluhan Rumah Terendam
Sebagian besar pasar saham Asia bergejolak seiring meredanya sesi IHSG I. Hang Seng (Hong Kong) turun 1,34%, dan Shanghai Composite (China) turun 0,88%. Sedangkan Straits Times (Singapura) menguat 0,38%, dan Nikkei (Jepang) Stock Average menguat 0,38%.